POJOKBOGOR.id - Calon Wali Kota (Cawalkot) Bogor Nomor Urut 3, Dedie Rachim, dibuat terkejut saat melakukan kampanye ke wilayah Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Minggu 10 November 2024.
Bagaimana tidak terkejut, Dedie Rachim menyebut banyak warga di sana yang menyuarakan keresahan soal pinjaman online atau pinjol dan bank Emok.
Dari temuan saat menyapa warga, Dedie Rachim menerima laporan banyak warga yang harus terjerat pinjol dan bank Emok dengan bunga pinjaman yang tinggi.
Baca Juga: Rena Da Frina Tegaskan Pentingnya Gotong Royong Semua Elemen dalam Pembangunan Kota Bogor
"Cukup banyak mendominasi masyarakat karena memang ekonomi atau kebutuhan modal. Tetapi salah dalam memilih sumber pinjaman karena mau cepat akhirnya ambil pinjol dan bank emok padahal bunga sangat tinggi," kata Dedie Rachim.
Hasil pinjaman sebenarnya dipakai untuk hal produktif seperti permodalan dan pembelian bahan baku UMKM.
Namun beberapa juga dipakai untuk kebutuhan keluarga khususnya pembiayaan masuk sekolah anak.
Baca Juga: Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2024
"Sayangnya sebagian juga ada memakai pinjol untuk membiayai game online terlarang. Ini sesuatu yang sangat tidak baik," ungkapnya.
Dedie Rachim sendiri mendorong agar kelompok masyarakat UMKM tadi untuk mendirikan koperasi.
Hal itu juga disambut baik oleh masyarakat karena bisa digunakan untuk pinjaman modal usaha nantinya.
"Kami sudah coba diskusikan masyarkat sepakat ingin sekali dibimbing diarahkan untuk membuat koperasi," jelasnya.
Baca Juga: Diam Diam Atang Trisnanto Tak Hanya Kampanye Tapi Rutin Berikan Khotbah Jumat
Dia berjanji bila terpilih sebagai Wali Kota akan membantu terwujudnya hal itu.
Dedie Rachim akan membantu agar UMKM bisa mendapatkan pinjaman dengan bunga yang lebih rendah.
"Kami coba usahakan badan koperasi agar berdiri di wilayah Sukadamai Tanah Sareal ini," tutup Dedie Rachim.

.webp)

