POJOKBOGOR.id - Ribuan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bogor berkumpul di Gedung Galaxi, Tajur, Kota Bogor, pada Minggu (8/9/2024).

Mereka merapatkan barisan untuk mendukung kemenangan Dokter Rayendra-Eka Maulana sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2024-2029.

Ada hal menarik ketika Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Muttaqin, memaparkan sejumlah strategi pemenangan untuk pasangan Dokter Rayendra-Eka Maulana.

"Kader PPP Kota Bogor jangan jadi uncal. Tahu kan *uncal*? Jangan sampai ini terjadi lagi pada Pilkada Kota Bogor. Kita harus memenangkan Dokter Rayendra-Eka Maulana," ujar Zaenul.

Istilah uncal merupakan singkatan dari "usaha nipu calon", sebuah sebutan yang muncul sejak pemilihan legislatif.

Banyak calon merasa tertipu oleh sejumlah relawan atau simpatisan yang menerima uang kampanye, tetapi tidak memberikan suara atau kemenangan.

Relawan uncal hanya fokus pada keuntungan pribadi, seperti ongkos operasional, sembako, atau fasilitas lainnya, tanpa benar-benar mendukung calon yang diusung.

Zaenul menekankan pentingnya loyalitas kader PPP dalam mendukung pasangan Dokter Rayendra-Eka Maulana pada kontestasi Pilkada ini.

"Mari kita sebarkan kabar ini kepada keluarga, tetangga, bahkan pacar, untuk memenangkan Dokter Rayendra. Sebagai kader PPP, kita wajib mendukung dan mencoblos mereka di TPS," tegas Zaenul.

Ia juga berharap para kader PPP dapat memberikan dukungan maksimal kepada pasangan Dokter Rayendra-Eka Maulana.

"Tidak boleh ada kader PPP yang tidak solid. Pasangan Dokter Rayendra-Eka Maulana sudah berada bersama PPP, jadi kita harus bersatu untuk mendukung mereka," lanjutnya.

Dalam acara konsolidasi tersebut, pasangan Dokter Rayendra-Eka Maulana juga hadir dan menerima jaket bercorak PPP, sebagai simbol komitmen dukungan yang kuat dari partai.

Pasangan Dokter Rayendra-Eka Maulana diusung oleh PKB dan PPP.

Hingga awal September 2024, elektabilitas pasangan ini masih sangat kuat dan bersaing ketat dengan pasangan Dedie Rachim-Zaenal, yang diusung oleh PAN dan Gerindra.***