BOGOR, POJOKBOGOR.ID - Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, terus berupaya mengoptimalkan potensi wilayah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan warga.
Berbagai program menjadi prioritas, mulai dari pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penataan kebersihan lingkungan, hingga penanganan keluarga berisiko stunting. Hal tersebut dipaparkan Lurah Tajur, Ita Juita, pada Selasa (27/10/2026).
Ita menjelaskan, Kelurahan Tajur memiliki luas wilayah sekitar 45 hektare yang terbentang dari kawasan sebelum Ekalokasari hingga perbatasan Tajur di sisi kiri jalan utama. Secara administratif, wilayah tersebut terdiri atas enam Rukun Warga (RW) dan 25 Rukun Tetangga (RT).
“Wilayah kita mencakup 45 hektare dari sebelum Ekalokasari sampai perbatasan Tajur di sebelah kiri. Sementara di sebelah kanan sudah masuk wilayah Bogor Selatan, tepatnya Pakuan. Alhamdulillah, dengan dukungan enam RW dan 25 RT, kita terus bersinergi membangun Tajur,” ungkap Ita.
Sejak dilantik pada 11 Februari 2026, Ita berupaya menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam memimpin wilayah. Di tengah tantangan pribadi setelah kepergian sang suami, ia mengaku mendapatkan dukungan dari jajaran RT, RW, dan masyarakat yang menjadi penguat dalam menjalankan pelayanan publik.
Dorong UMKM Tajur Tembus Pasar Lebih Luas
Salah satu potensi yang terus dikembangkan Kelurahan Tajur adalah sektor UMKM. Produk lokal dinilai memiliki peluang untuk berkembang apabila mendapatkan pembinaan, promosi, serta akses pemasaran yang lebih luas.
Salah satu produk yang menjadi perhatian adalah kue semprong renyah buatan Ibu Premi. Selain itu, terdapat produk lain, seperti kecap Bemo dan kerajinan Tasik Emas, yang turut menjadi bagian dari potensi ekonomi lokal.
Pihak kelurahan berupaya merangkul para pelaku usaha melalui pembinaan dan dukungan pemasaran agar produk-produk tersebut semakin dikenal masyarakat, bahkan berpeluang menembus toko-toko ritel.
Ita mengatakan, pengembangan UMKM tidak hanya bertujuan memperkenalkan produk unggulan wilayah, tetapi juga mendorong pelaku usaha agar semakin berkembang dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga.
“Kami sangat membanggakan produk UMKM lokal, seperti semprong buatan Bu Premi yang rasanya renyah dan luar biasa. Kami ingin membangkitkan semangat para pelaku UMKM agar produk Tajur bisa dikenal lebih luas,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat dan calon pembeli yang tertarik dengan produk semprong tersebut untuk menghubungi pihak Kelurahan Tajur guna mendapatkan informasi lebih lanjut.
Perkuat Kesadaran Warga Jaga Kebersihan
Selain mengembangkan ekonomi masyarakat, Kelurahan Tajur juga memberikan perhatian terhadap kebersihan lingkungan. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan kawasan permukiman yang bersih, sehat, dan nyaman bagi warga.
Setelah menggelar kerja bakti massal pada 17 Oktober 2026, pihak kelurahan melanjutkan upaya menjaga kebersihan melalui pemasangan spanduk berisi imbauan dan larangan membuang sampah sembarangan di sejumlah titik strategis.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak menjadikan lokasi tertentu sebagai tempat pembuangan sampah ilegal.
Pemerintah kelurahan juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan secara berkelanjutan, sehingga upaya penataan lingkungan tidak hanya bergantung pada kegiatan kerja bakti, tetapi menjadi kebiasaan bersama.
Penanganan Risiko Stunting Diperkuat
Di bidang kesehatan, Kelurahan Tajur turut memprioritaskan penanganan keluarga berisiko stunting (KRS). Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan pihak swasta dan pelaku usaha.
Pendataan serta intervensi kesehatan secara rutin terus dilakukan untuk memastikan keluarga yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan pendampingan.
Berdasarkan pemaparan Ita Juita, capaian penanganan kesehatan di wilayah Tajur saat ini telah mendekati 80 persen. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya kelurahan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.Ke depan, Kelurahan Tajur berupaya memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta agar berbagai program dapat berjalan optimal.
Melalui pengembangan UMKM, peningkatan kesadaran menjaga kebersihan, serta penguatan penanganan risiko stunting, Kelurahan Tajur berharap potensi wilayah dapat berkembang sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.



