BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Bogor mengambil langkah cepat dengan melakukan penambalan sejumlah lubang di Jalan KH Abdullah bin Nuh pada Kamis (12/2/2026) dini hari.
Perbaikan darurat ini dilakukan setelah kondisi jalan dinilai membahayakan pengendara yang melintas, terutama pada malam hingga pagi hari.
Meski ruas tersebut berstatus jalan nasional dan bukan menjadi kewenangan langsung pemerintah kota, Pemkot Bogor tetap turun tangan demi alasan keselamatan.
Lubang-lubang yang menganga di sepanjang jalan itu sebelumnya dikeluhkan warga karena berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan bahwa langkah tersebut murni didasari pertimbangan keamanan publik.
“Penanganan ini memang bukan kewenangan kami, tetapi kami tidak bisa menunggu terlalu lama karena menyangkut keselamatan masyarakat,” ujar Jenal.
Ia menjelaskan, secara administratif Pemkot Bogor telah menyampaikan laporan resmi kepada pemerintah pusat terkait kondisi sejumlah ruas jalan nasional yang rusak dan membutuhkan perbaikan segera.
“Secara prosedural kami sudah kirim surat untuk menginformasikan bahwa ada beberapa ruas jalan nasional yang perlu perbaikan dan sifatnya sangat mendesak,” terang Jenal.
Menurutnya, koordinasi lintas kewenangan tetap dilakukan agar perbaikan permanen dapat segera direalisasikan oleh instansi yang berwenang.
Sementara itu, langkah tambal sulam yang dilakukan dini hari merupakan upaya mitigasi agar risiko kecelakaan dapat ditekan.
Perbaikan sementara ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan, sembari menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat untuk penanganan menyeluruh.
Pemerintah Kota Bogor juga mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat melintas di jalur tersebut, terutama pada kondisi minim penerangan atau saat cuaca kurang bersahabat.***



.webp)