POJOKBOGOR.id - Sejumlah dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bogor diproyeksikan menempati pusat pemerintahan baru di kawasan Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur 2028 mendatang.
Sebagai informasi, sedikitnya belasan dinas Pemkot Bogor masuk dalam rencana pemindahan tersebut, di antaranya Sekretariat Daerah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas Tenaga Kerja, DPPKB dan DPMPPA, Satpol PP, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Kemudian, Diskominfo, Bakesbangpol, BKPSDM, Bapperida, Inspektorat, Dinas Pariwisata dan Budaya hinga Dinkukmdagin.
"Kita baru akan mulai merecanakan penggunaan ex kantor-kantor tersebut tahun 2028, karna penyelesaian pembangunan kemungkinan 2030 ke atas mudah-mudahan uangnya ada untuk pembangunan," kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, Lia Kania Dewi.
Diberitakan sebelumnya, Pemkot Bogor terlebih dahulu berencana membangun akses jalan menuju kawasan tersebut (pusat Pemkot yang baru).
Data LPSE mencatat, pembangunan jalan tersebut menggunakan anggaran APBD Kota Bogor. Proyek ini memiliki pagu Rp12 miliar, dengan HPS paket sebesar Rp 11,8 miliar dan kontrak pemenang tender senilai Rp 11,5 miliar.
Jalan tersebut membentang sepanjang kurang lebih 480 meter dengan lebar 32 meter, serta akan dilengkapi fasilitas drainase dan jalur bagi pejalan kaki.
Dan dikabarkan, pembangunan akses jalan tersebut ditargetkan rampung di akhir tahun 2026 mendatang.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim telah menyiapkan lahan sekitar 6 hektare yang nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi kantor pemerintahan, tetapi juga dilengkapi fasilitas olahraga, masjid dan gedung serbaguna.
Ia pun telah menandatangni nota kesepahaman (MoU) dengan PT Kharisma Tangguh Persada sebagai bagian dari persiapan pengembangan kawasan tersebut.
Menurut dia, pembangunan kawasan tersebut juga disiapkan untuk menjawab kebutuhan fasilitas kegiatan Pemkot Bogor yang selama ini kerap menggunakan hotel ketika menggelar acara dengan kapasitas besar.
"Selama ini kita kan kesulitan kalau acara-acara besar, kadang kalau di hotel kan mungkin pertimbangannya anggaran dan sebagainya,” kata Dedie di Katulampa, Kota Bogor pada Selasa (11/8/26).
“Nah makanya, kalau kita punya kegiatan pisah sambut kemudian juga kegiatan sosialisasi ataupun program ya itu bisa dilaksanakan di sini," jelasnya.
Selain itu, Pemkot juga menargetkan akses jalan menuju kawasan tersebut sudah terhubug pada akhir 2026, sebelum pembangunan fasilitas pemerintahan dilakukan secara bertahap.
"Jalan akses ke kantor pemerintahan dari Perumahan Bogor Raya City ke Perumahan Bogor Raya. Ya ini sebuah akses yanh nantinya terhubung juga dengan exit tol Jagorawi Bogor Selatan," kata Dedie.
Kemudian, kawasan itu juga bakal dilengkapi lapangan olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat Bogor Timur.
Dedie menyebut fasilitas itu menjadi salah satu prioritas karena hingga kini Bogor Timur belum memiliki GOR.
"Yang pertama adalah lapangan olahraga untuk warga Bogor Timur hingga membangun Gor juga," katanya.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengatakan pembangunan akan dimulai secara bertahap pada 2027, dengan pembangunan jalan dan lapangan menjadi salah satu tahap awal.
“2027 itu rencana terkait dengan pembangunan lapangan dulu, terus gedung serbaguna dan lain-lain, karena kan kalau DED mau dikerjakan 2 tahun kemudian harus di review disesuaikan dengan di pembiayaan dan sebagainya,” jelasnya.
Rencana pemindahan tersebut juga tidak berarti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Bogor akan dipindahkan ke kawasan baru.
Ia memastikan terdapat sejumlah dinas yang tetap berkantor di lokasi lama.
"Ada sebagian tapi seperti PU tidak pindah kesini. yang pindah kesini memang yang berkantor seperti, pelayanan administratif," katanya.


.webp)
