KOTA BOGOR, POJOKBOGOR.id - Mempertahankan gelar juara jauh lebih sulit daripada merebutnya. Tantangan itulah yang kini dihadapi cabang olahraga (cabor) judo Kota Bogor dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov XV Jawa Barat 2026.
Setelah tiga kali berturut-turut menguasai podium juara umum, Judo Kota Bogor kini membidik sejarah baru dengan mempertahankan takhta untuk keempat kalinya dalam kompetisi Porprov XV Jawa Barat 2026 ini.
Bukan sekadar ambisi, target tersebut menjadi pertaruhan atas konsistensi pembinaan dan persiapan panjang yang telah dilakukan.
Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Bogor, Andri Hikmat, mengungkapkan bahwa persiapan atlet telah dimulai sejak tiga tahun lalu demi menghadapi persaingan di Porprov XV Jawa Barat 2026 kali ini.
Andri mengakui, mempertahankan dominasi bukan pekerjaan mudah. Apalagi, lawan-lawan yang dihadapi tentu memiliki ambisi serupa untuk merebut supremasi judo di Jawa Barat.
"Ibaratnya, mengejar itu lebih mudah daripada mempertahankan. Kami sudah tiga kali Porprov berturut-turut menjadi juara umum. Sekarang ini Porprov keempat, tentu menjadi tantangan berat bagi kami," ujar Andri.
Meski demikian, ia tetap optimistis persiapan panjang yang telah dijalani mampu mengantarkan para atlet kembali ke puncak prestasi.
Pada Porprov XV Jawa Barat 2026, PJSI Kota Bogor menurunkan 26 atlet dan mengikuti seluruh kelas yang dipertandingkan. Dari cabang judo saja, Andri memasang target ambisius sebanyak 12 medali emas.
Optimisme tersebut mulai terlihat dari penampilan awal atlet Kota Bogor pada nomor kata, baik kategori junior maupun senior. Andri menilai para atlet telah menunjukkan performa maksimal dan mampu memberikan penampilan terbaik.
Dari empat kelas kata yang dipertandingkan, masing-masing dua kelas junior dan dua kelas senior, ia berharap seluruhnya dapat menjadi milik Kota Bogor.
"Alhamdulillah, dari tiga pasangan yang sudah tampil, semuanya memberikan yang terbaik untuk Kota Bogor. Tinggal satu lagi, mudah-mudahan juga bisa tampil sempurna dan menjadi medali pertama bagi judo," katanya.
Tak berhenti di nomor kata, peluang penambahan medali juga diharapkan datang dari nomor fighter yang mulai dipertandingkan pada kategori junior. Andri menargetkan sedikitnya dua hingga empat medali dapat diraih dari rangkaian pertandingan tersebut.
Bidik 20 Emas dari Tiga Cabang Olahraga
Ambisi Andri ternyata tidak hanya bertumpu pada judo. Ia juga memiliki tanggung jawab dalam pembinaan cabang olahraga Kurash dan Sambo. Ketiga cabor tersebut menjadi kekuatan yang diharapkan mampu menyumbangkan medali emas bagi kontingen Kota Bogor.
Setelah pertandingan judo yang berlangsung hingga Senin, kompetisi akan berlanjut ke cabang Kurash selama tiga hari, kemudian disusul Sambo selama tiga hari.
Dari ketiga cabang tersebut, Andri membidik total 20 medali emas.
"Target kami dari judo, Kurash, dan Sambo totalnya 20 emas. Mudah-mudahan berkat dukungan dan doa semuanya, target ini bisa tercapai, bahkan kalau bisa lebih," ungkapnya.
Chika Edelweis Berharap Persembahkan Emas untuk Bogor
Di tengah ambisi besar mempertahankan gelar juara umum, perjuangan para atlet menjadi penentu utama. Salah satunya adalah Chika Edelweis Berlianandhanita, atlet judo Kota Bogor yang mengaku telah mengerahkan kemampuan terbaiknya saat bertanding.
Chika menyebut penampilannya sejauh ini berjalan cukup baik meskipun sempat menghadapi sedikit kendala teknis dalam persiapan. Namun, kendala tersebut tidak menghalanginya untuk tampil maksimal.
"Sejauh ini penampilan cukup baik. Kami sudah berusaha all-out dan menampilkan yang terbaik. Memang ada sedikit kendala teknis, tetapi alhamdulillah pertandingan berjalan lancar," tuturnya.
Ia berharap kerja keras yang telah dilakukan dapat berbuah prestasi tertinggi sekaligus mempersembahkan medali emas dan piala untuk Kota Bogor.
"Insyaallah kami sudah melakukan yang terbaik. Mohon doanya agar diberikan juara satu, bisa membawa pulang medali emas sekaligus piala," kata Chika.
Kini, perjuangan Judo Kota Bogor bukan hanya soal menambah koleksi medali, melainkan membuktikan bahwa dominasi yang telah dibangun selama tiga edisi Porprov bukan sekadar catatan masa lalu.
Target juara umum keempat menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk kembali menegaskan posisi Kota Bogor sebagai salah satu kekuatan utama judo di Jawa Barat.



