KOTA BOGOR, POJOKBOGOR.id - Cabang olahraga (cabor) judo kembali membuktikan dominasinya di ajang Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov XV Jawa Barat 2026 yang diselenggarakan di GOR Pajajaran, Kota Bogor, Kamis 5 November 2026.
Judo Kota Bogor berhasil mempertahankan gelar juara umum untuk keempat kalinya secara berturut-turut, sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu lumbung medali emas bagi kontingen Kota Bogor.
Prestasi membanggakan tersebut diawali dengan raihan empat medali emas sekaligus dari nomor kata, yang dipertandingkan pada Kamis.
Keempat kategori, yakni Ju No Kata dan Nage No Kata putra-putri kelompok senior maupun junior, berhasil diborong atlet Kota Bogor.
Seluruh atlet yang turun di empat kategori tersebut sukses meraih juara pertama dengan perolehan poin tertinggi.
Raihan itu sekaligus menjadi medali emas perdana Kota Bogor pada hari pertama pertandingan dan menjadi suntikan motivasi bagi kontingen untuk terus menambah pundi-pundi medali.
Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin yang hadir menyaksikan langsung pertandingan mengaku bangga atas pencapaian para atlet. Apalagi, empat medali emas berhasil diraih hanya dalam waktu sekitar tiga jam pertandingan.
"Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan medali emas perdana, bahkan langsung empat emas dari nomor kata putra-putri senior dan junior. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi dan langkah awal bahwa target 100 emas Kota Bogor bisa terwujud," ungkapnya.
Ia menilai judo menjadi salah satu cabang olahraga andalan Kota Bogor dalam mendulang medali. Selain judo, sejumlah cabor bela diri lainnya seperti Kurash, Sambo, Pencak Silat, dan Taekwondo juga memiliki potensi besar untuk menyumbangkan medali emas.
Menurutnya, seluruh cabang olahraga yang diikuti kontingen Kota Bogor memiliki peluang memberikan hasil terbaik melalui persiapan dan kerja keras masing-masing atlet.
Judo Jadi Lumbung Emas Kota Bogor
Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum untuk keempat kalinya bukanlah pencapaian yang diraih secara instan. PJSI Kota Bogor telah mempersiapkan para atlet selama kurang lebih tiga tahun melalui program latihan fisik, teknik, dan pembinaan berkelanjutan.
Dalam Porprov sebelumnya, judo Kota Bogor berhasil menyumbangkan 10 medali emas. Pada Porprov XV Jawa Barat 2026, jumlah tersebut diharapkan meningkat menjadi 12 hingga 14 medali emas.
Target tersebut juga sejalan dengan optimisme Ketua PJSI Kota Bogor sekaligus pembina Kurash dan Sambo, Andri Hikmat, yang sebelumnya memasang target 12 medali emas dari cabang judo.
Wali Kota Bogor mengapresiasi kerja keras para atlet dan pelatih yang telah menjalani persiapan panjang.
Ia menilai hasil yang diraih merupakan buah dari kedisiplinan serta latihan intensif selama bertahun-tahun.
"Persiapannya tidak hanya setahun, tetapi sudah tiga tahun. Saya menyaksikan sendiri bagaimana latihan fisik yang dilakukan para atlet bersama pelatih. Jadi, wajar jika hari ini mereka memetik hasil terbaik dari kerja keras yang selama ini dilakukan," ujarnya.
Atlet Berprestasi Dijanjikan Bonus dan Kesempatan Bekerja di BUMD
Tak hanya memberikan dukungan moral, Pemerintah Kota Bogor juga menyiapkan bentuk apresiasi bagi atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah.
Melalui Peraturan Daerah (Perda) tentang Kepemudaan dan Keolahragaan, atlet berprestasi yang memenuhi persyaratan berkesempatan mendapatkan bonus sebesar Rp100 juta.
Selain itu, atlet yang telah dua kali meraih medali emas Porprov dan satu kali meraih emas PON juga memiliki kesempatan untuk bergabung sebagai pegawai di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bogor melalui mekanisme dan persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kebijakan tersebut diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi atlet agar tidak hanya berprestasi selama masa kompetisi, tetapi juga memiliki masa depan dan kepastian karier setelah menjalani dunia olahraga.
Bogor Siapkan Layanan Kesehatan di Seluruh Venue
Sebagai tuan rumah Porprov XV Jawa Barat 2026, Pemerintah Kota Bogor juga memastikan kesiapan pelayanan bagi seluruh atlet dan kontingen dari berbagai daerah.
Wali Kota Bogor menyebut pihaknya telah bekerja sama dengan 26 rumah sakit untuk mendukung pelayanan kesehatan selama pelaksanaan Porprov.
Di setiap venue pertandingan disiagakan tiga dokter dan dua unit ambulans sebagai langkah antisipasi apabila terjadi cedera atau kondisi darurat saat pertandingan berlangsung.
Pemkot Bogor juga menggandeng BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada atlet yang mengalami cedera saat bertanding.
"Kami ingin memastikan para atlet yang datang ke Bogor mendapatkan pelayanan terbaik. Jangan sampai mereka merasa tidak terlayani ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Karena itu, kami menyiapkan dokter, ambulans, serta dukungan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya.
Dengan raihan empat emas perdana dari cabor judo, Kota Bogor kini memiliki modal awal untuk mengejar target 100 medali emas di Porprov XV Jawa Barat 2026.
Sementara bagi Judo Kota Bogor, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum untuk keempat kalinya menjadi bukti konsistensi pembinaan dan kekuatan yang terus dijaga di tingkat Jawa Barat.



