POJOKSATU.id, BOGOR - Lembaga Penelitian Kebijakan dan Opini Publik, Charta Politika Indonesia, merilis hasil survei Pilkada Kota Bogor 2024 pada Oktober, bulan ini. 

Berdasarkan hasil survei Charta Politika, elektabilitas pasangan Calon Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 3, Dedie A Rachim - Jenal Mutaqin paling unggul dengan 39,8 persen.

Elektabilitas pasangan Dedie - Jenal dibayangi oleh pasangan nomor urut 2, Atang Trisnanto-Annida Allivia yang berada di posisi kedua dengan elektabilitas 21,8 persen.

Baca Juga: Harmoni di Tengah Keberagaman, Dokter Rayendra dan Dialog Inspiratif Bersama Keuskupan Bogor

Sementara pasangan nomor urut 1, Sendi Fardiansyah - Melli Darsa berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 14,0 persen.

Sedangkan elektabilitas pasangan nomor urut 5, Dokter Raendi Rayendra - Eka Maulana yakni 8,5 persen. 

Terakhir, elektabilitas pasangan nomor urut 4, Rena Da Frina - Teddy Risandi berada di posisi paling rendah dengan 3,8 persen.

Baca Juga: Mengenal 'Patriot' Motor Tua Kesayangan Rudy Susmanto

Charta Politika mengatakan survei ini dilakukan pada 20 -25 September dengan melibatkan 400 responden yang tersebar di 6 kecamatan di Kota Bogor.

Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error 4,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

"Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur," kata Charta Politika dalam rilisnya yang diterima Pojok Bogor pada Selasa, 8 Oktober 2024.

Baca Juga: Ketua PCNU Kabupaten Bogor Tegaskan Dukungannya untuk Rudy Susmanto

Menurut Charta Politika, pada survei ini didapatkan beberapa temuan menarik.

Pertama, pengetahuan masyarakat terhadap Pilkada Kota Bogor 2024 yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 berada pada angka 89 persen. 

"Artinya cukup banyak yang mengetahui tentang pelaksanaan Pilkada serentak," katanya.

Kedua, animo responden terbilang sangat tinggi (92,0%) untuk mengikuti gelaran Pilkada Kota Bogor 2024. ***