Kondisi pintu gerbang Tol Ciawi 2 pasca ditabrak truk.
POJOKBOGOR.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor akan segera melakukan evaluasi gerbang tol Ciawi 2, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.
Ikhwalnya, sudah ada tiga kali kecelakaan di gerbang tol Ciawi mulai dari bulan Februari, Juni, dan teranyar pada kemarin, Kamis 4 September 2025.
Dishub Kota Bogor menyarankan GT Ciawi 2 Bogor ini segera dilakukan evaluasi dan jika memungkinkan GT ini dipindahkan.
Baca Juga: Puluhan Ribu Kendaraan Serbu Jalur Puncak Bogor, Kini Berlaku Sistem One Way
“Mengevaluasi untuk memindahkan titik gerbang gerbang tol Ciawi di jalan yang datar setelah tidak ada pengaruh percepatan gravitasi,” kata Kadishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto dalam keterangan tertulisnya.
Untuk pengemudi, disarankan oleh Dishub Kota Bogor, ketika membawa muatan agar dibatasi kecepatannya sebelum masuk gerbang tol Ciawi.
Lalu, ketika mendekati gerbang tol Ciawi pengemudi kendaraan berat disarankan memakai gigi rendah.
Baca Juga: Informasi Terkini Jalur Puncak Bogor, Polisi Berlakukan One Way Menuju Arah Jakarta
“Pada gigi rendah fungsi mesin dibalik, di jalan datar mendorong di jalan menurun menahan putaran roda,” ujarnya.
Sujatmiko melanjutkan, gerbang tol Ciawi berada pada alignment horizontal menurun.
Jalan tol tersebut berada pada wilayah lereng puncak, turunan menuju Kota Bogor dan Jakarta.
Jalan yang menurun tersebut menciptakan percepatan.
Baca Juga: Ini 5 Rekomendasi Villa di Megamendung dengan Kapasitas Hingga 50 Orang, Bisa Liburan Sampai se-RT
Untuk mendukung hal itu, perlu adanya rambu-rambu.
“Tentunya untuk semua hal tersebut perlu didukung dengan fasilitas perambuan dan papan informasi yang bisa dipatuhi semua pengguna kendaraan barang,” tandasnya.
Diketahui sebelumnya, kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di gerbang tol Ciawi 2, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis 4 September 2025 pukul 02.30 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota AKP Santi Marintan mengatakan, kecelakaan ini bermula dari Truk Kontainer Nomor Polisi B-9647-UEL datang dari arah Ciawi menuju arah Jakarta melalui Jalan Tol Jagorawi.
Saat masuk gerbang tol Ciawi 2, truk kontainer diduga mengalami rem blong atau gagal pengereman.
“Sehingga menabrak beton pembatas lajur gerbang tol Ciawi,” kata AKP Santi Marintan dalam keterangannya.


.webp)
