POJOKBOGOR.id– Festival Inovasi Bogor Innovation Award (BIA) 2025 menghadirkan kejutan manis.
Tak hanya ide segar, tapi juga camilan unik yang sukses bikin Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, terpesona.
Acara yang berlangsung di Grand Ballroom GSC STP IPB, Babakan, Bogor Tengah, Kamis (25/9/2025) ini mempertemukan ratusan inovator muda hingga masyarakat umum.
Usai membuka acara, Dedie berkeliling stand ppeserta
Pandangannya berhenti lama di stand milik SMPN 4 Bogor, yang menyajikan produk tak biasa, yaitu keripik dari kulit pisang.
“Saya baru tahu kalau kulit pisang bisa dijadikan keripik. Rasanya unik dan ternyata bisa punya nilai ekonomi,” ungkap Dedie sambil tersenyum.
Menurutnya, ide itu bukan sekadar kreatif, tapi punya peluang bisnis besar.
Dengan kemasan dan branding yang tepat, keripik kulit pisang bisa jadi camilan khas Bogor.
BIA sendiri memang dirancang untuk melahirkan gagasan yang dekat dengan keseharian masyarakat.
Mulai dari pengolahan limbah, solusi kemacetan, hingga persoalan parkir, semua dibahas dengan pendekatan inovatif.
“Ini bentuk langkah pemikiran warga untuk kebaikan Kota Bogor. Kita ingin ide-ide segar ini bisa dikolaborasikan dengan program pemerintah,” jelas Dedie.
Kepala Bapperida Kota Bogor, Rudy Mashudi, menambahkan BIA 2025 merupakan gelaran keenam.
Tahun ini peserta meningkat tajam, dari 204 menjadi 290 peserta, terbagi dalam kategori SMP, SMA, perguruan tinggi, masyarakat, dan ASN.
“Besok pemenangnya akan diumumkan, dengan hadiah Rp10 juta untuk juara pertama, dan Rp7,5 juta untuk juara kedua,” kata Rudy.
BIA 2025 pun jadi bukti, kreativitas bisa muncul dari mana saja, bahkan dari kulit pisang yang biasanya dibuang.
Siapa sangka, kini justru bikin Wali Kota Bogor terpesona.


.webp)

