POJOKBOGOR.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sejak awal menduduki posisi barunya sering kali mengambil kebijakan yang mengejutkan, salah satunya kucuran dana sebesar Rp 200 triliun ke lima Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). 

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa dirinya tidak ikut campur dalam menentukan proyek mana yang dibiayai dengan dana tersebut. Penyaluran, imbuhnya, sepenuhnya menjadi kewenangan dan keahlian pihak perbankan.

Namun apakah kucuran dana dari Menteri Purbaya ini ke bank BUMN berpengaruh ke bank bank swasta?

Head of Region Jakarta B CIMB Niaga Adeline Hendarto meyakini, gelontoran dana ke bank BUMN dengan maksud dan tujuan agar bank pelat merah tersebut dapat menggulirkan kredit usaha di lapangan bisa berjalan dengan baik.

Dengan begitu, lanjut Adeline, otomatis akan menurunkan bunga kredit yang digelontorkan.

"Sejauh ini, kami dari CIMB Niaga sebagai bank swasta belum melihat adanya impact dari pengaluran dana tersebut," tutur dia saat mengisi materi gathering media di Medja Restoran, Kota Bogor, Jumat 3 Oktober 2025.

Bahkan, kata Adeline, CIMB Niaga belum merusmuskan program untuk menyeimbangi hal tersebut.

Ikhwalnya, dalam penyaluran kredit dibutuhkan kehati hatian dalam penyalurannya.

"Memang uang Rp 200 triliun itu tidak gampang untuk disalurkan oleh bank pemerintah. Jadi, di bank swasta untuk saat ini belum ada dampaknya," tutur dia.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Communications Head CIMB Niaga Hery Kurniawan menambahkan, CIMB Niaga sebagai bank swasta selalu mendukung apapun keputusan pemerintah, untuk memulihkan perekonomian di Indoensia.

"Kami percaya jika hal ini juga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita bersama," tambah dia.

Baca Juga: Angkot di Jalan Mayor Oking Bogor Jangan Ngetem Sembarangan Lagi Ya, Nih Tempat Khususnya

Senada dengan Adeline, Hery juga mengiyakan bahwa CIMB Niaga belum bisa melihat seperti apa ke depannya. Namun kami yakin sepenuhnya kalau ini akan berdampak positif untuk kinerja seluruh perbankan di Indoensia.

Kendati demikian, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus memperkuat layanan perbankan di berbagai daerah sesuai purpose Advancing Customers and Society untuk mewujudkan mimpi nasabah dan masyarakat Indonesia, termasuk Bogor, dengan semangat bekerja dari hati.

Melalui jaringan 7 kantor cabang konvensional, 1 kantor cabang Syariah, 1 Digital Lounge, serta didukung layanan berbasis digital, CIMB Niaga menghadirkan solusi finansial yang relevan dengan kebutuhan nasabah di Bogor.

Layanan CIMB Niaga juga diperkuat dengan inovasi dan kapabilitas digital melalui aplikasi OCTO dan website OCTO untuk transaksi sehari-hari seperti pembukaan rekening, pengajuan pinjaman, maupun investasi.

Untuk nasabah korporasi, tersedia BizChannel@CIMB yang dapat diakses melalui website dan mobile. Sementara itu, aplikasi OCTO Merchant mendukung UMKM agar dapat menerima pembayaran cashless menggunakan QRIS dengan hasil transaksi yang langsung masuk rekening secara real time.

Head of Region Jakarta B CIMB Niaga Adeline Hendarto menyatakan, Bogor merupakan wilayah dengan potensi ekonomi yang menjanjikan, didorong oleh pertumbuhan sektor hunian, perdagangan, industri, pariwisata, serta ekonomi kreatif.

Baca Juga: Hutang Rp117 Miliar Jadi Penyebab RSUD Kota Bogor Batal Diambil Alih Pemprov Jabar?

“Melihat peluang tersebut, CIMB Niaga hadir sebagai mitra finansial terpercaya dengan solusi perbankan yang lengkap dan terintegrasi. Dengan jaringan kantor cabang dan layanan yang tersebar di Kota Bogor, Sentul, dan Kabupaten Bogor, kami ingin memastikan nasabah dan masyarakat dapat mengelola keuangan, mengembangkan usaha, dan mewujudkan mimpi mereka bersama CIMB Niaga,” ujar Adeline dalam Media Gathering CIMB Niaga di Bogor yang dilaksanakan dalam rangkaian HUT-70 tahun CIMB Niaga, Jumat 3 Oktober 2025.

CIMB Niaga menghadirkan solusi finansial yang relevan bagi setiap segmen nasabah. Untuk keluarga muda dan nasabah ritel, bank menawarkan produk seperti kredit pemilikan rumah (KPR) bekerja sama dengan para pengembang perumahan terkemuka, tabungan Goal Savers untuk berbagai tujuan finansial, dan pembiayaan kendaraan melalui anak perusahaan CIMB Niaga Auto Finance (CNAF).

Adapun untuk para pelaku bisnis, tersedia produk giro dan pembiayaan untuk mengembangkan usaha di berbagai sektor bisnis. Bagi nasabah segmen nasabah prioritas, layanan CIMB Preferred hadir mendukung pengelolaan kekayaan secara optimal.

Tak hanya menghadirkan produk dan layanan optimal, CIMB Niaga juga terus meningkatkan hubungan baik dengan nasabah di Bogor melalui beragam event, seperti Ngobrol Biznis (Ngobiz) sebagai apresiasi sekaligus memberikan kesempatan nasabah menggali wawasan baru dan membangun jejaring strategis dengan pelaku usaha lainnya.

Terbaru, CIMB Niaga juga menggelar konser musik Sunset di Kebun yang menghadirkan pengalaman unik dan interaktif untuk mendekatkan layanan digital kepada generasi muda di Kebun Raya Bogor.

Sejalan dengan praktik bisnis berkelanjutan, CIMB Niaga konsisten menerapkan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST).

Baca Juga: Teruntuk Pihak yang Menolak Penutupan Tambang di Kabupaten Bogor, Dengar Nih...

Corporate Communications Head CIMB Niaga Hery Kurniawan menyampaikan bahwa hingga semester I/2025, hampir 25% dari total pembiayaan Bank atau senilai Rp57,6 triliun telah dialokasikan untuk mendukung transisi yang adil, ekonomi rendah karbon, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dari PBB.

“Melalui implementasi sustainability, kami terus berusaha membangun bisnis yang berkelanjutan dengan melakukan sinergi antara aspek lingkungan hidup, ekonomi, sosial, dan tata kelola ke dalam proses perbankan. Kami juga berpartisipasi dalam peluncuran perdagangan karbon internasional melalui platform Indonesia Carbon Exchange, IDX Carbon, pada Januari tahun ini. Selain itu, kami meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung operasional berkelanjutan dengan pemasangan panel surya di sejumlah kantor operasional CIMB Niaga,” ujar Hery.

Kinerja Positif CIMB Niaga Semester I/2025

Berbagai inisiatif layanan yang dilakukan di daerah, termasuk di Bogor turut menopang kinerja CIMB Niaga secara nasional. Pada semester I/2025, CIMB Niaga membukukan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp4,4 triliun. Kenaikan ini didukung oleh pertumbuhan kredit 6,8% Year-on-Year (YoY) menjadi Rp231,8 triliun serta Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp261,9 triliun. Adapun total aset konsolidasian sebesar Rp357,9 triliun per 30 Juni 2025 yang memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.

Rasio CASA juga tetap kuat di angka 69,0%, sebagai bukti dari meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan CIMB Niaga. Di sektor perbankan syariah, Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) mencatat kinerja yang solid dengan pembiayaan Rp59,6 triliun dan DPK Rp48,2 triliun.

Adapun sebagai bagian dari corporate citizenship, CIMB Niaga juga memiliki perhatian besar kepada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya, Perseroan bekerja sama dengan United Nations Children's Fund (UNICEF) mendukung upaya Pemerintah dalam mencegah dan mengurangi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur.