BOGOR.POJOKSATU.id - Keberadaan ikan sapu-sapu kini mulai terdeteksi di sejumlah aliran sungai di Kota Bogor. Meski belum sebanyak di Jakarta, penyebarannya perlahan terlihat di beberapa titik, terutama di Sungai Ciliwung dan anak-anak sungainya.
Anggota Satgas Naturalisasi Ciliwung, Suparno Jumar, mengungkapkan bahwa setidaknya ada dua lokasi utama di wilayah Kota Bogor yang menjadi habitat ikan tersebut.
“Selama aktivitas saya di Sungai Ciliwung wilayah Kota Bogor, ada dua titik yang cukup terlihat. Pertama di sekitar jembatan Yapis, Bantarjati, yang berbatasan dengan Tanah Sareal,” ujar Suparno.
Selain itu, titik lainnya berada di bagian hilir Kota Bogor, tepatnya di wilayah antara Kelurahan Kedung Halang dan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal.
Tidak hanya di aliran utama, ikan sapu-sapu juga banyak ditemukan di sungai-sungai kecil dengan arus yang lebih tenang. Kondisi tersebut dinilai mendukung perkembangan populasi ikan ini.
“Di sungai kecil seperti Cipakancilan, Ciparigi, dan beberapa aliran lain, jumlahnya cukup banyak. Karena arusnya lebih moderat dan sumber makanannya melimpah,” jelasnya.
Kemunculan ikan sapu-sapu ini menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem perairan. Dengan kemampuan adaptasi yang tinggi, ikan ini bisa berkembang pesat jika tidak dikendalikan.
Sejumlah pihak pun berharap adanya langkah pengelolaan yang tepat agar penyebaran ikan tersebut tidak semakin meluas dan mengancam keberadaan biota lokal di sungai-sungai Kota Bogor.***


.webp)
