BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya kaget atas perolehan suara istrinya, Yane Ardian, yang tiba-tiba berkurang drastis di KPU.
Melihat situs pemilu2024.kpu.go.id, suara istri Bima Arya yang merupakan Caleg DPR RI dari Dapil 3 Jabar itu, mengalami penurunan suara dari 9.558 suara, menjadi 4.713 suara.
“Sudah saya tanya ke KPU, tapi tidak ada penjelasan yang tepat,” kata Bima Arya, Senin (19/2) sebagaimana diberitakan Radar Bogor.
Ketua DPP PAN menyebut tim Yane Ardian juga menemukan data dari KPU itu ada suara yang hilang. Di mana, hal ini tentu menjadi tanda tanya besar bagi pihaknya.
“Yang C1 kami punya beberapa kelurahan itu hilang, semua ini kan tanda tanya besar kenapa? Apakah eror, apakah ada satu desain tertentu,” ucap Bima Arya.
Bima Arya menjelaskan bahwa tim Yane Ardian meminta penjelasan dari KPU terkait berkurangnya suara Yane.
Baca Juga: KPK Periksa 4 Pejabat Pemkab Bogor, HMI MPO Minta Eks Kadis PUPR Juga Diperiksa
“Hari ini tim akan bergerak semua meminta penjelasan dari KPU secara resmi apa yang sebenarnya terjadi,” lanjut dia.
Diakui Bima Arya, berdasarkan catatan internalnya melalui data C1 plano yang dikumpulkan, suara istrinya Yane Ardian sudah mencapai angka 22.776 suara dari data yang masuk mencapai 84,7 persen. Bukti-bukti ini yang nantinya akan menjadi dasar untuk meminta penjelasan ke KPU RI.
“Kalau saya liat ini banyak juga Caleg-caleg yang mengalami hal yang sama, tapikan tidak tahu penyebabnya apa,” ungkap Bima Arya.
“Ada sudah lengkap di Kota Bogor, kita sudah ada buktinya semuanya,” tandas Bima Arya.
Baca Juga: Proyek TPT di Tajur Longsor, Dua Pekerja Tertimbun
Diberitakan sebelumnya, caleg DRI RI dari Partai Amanat Nasional (PAN), Yane Ardian Rachman kewalahan mengimbangi perolehan suara lawan terberatnya, Eddy Soeparno.
Yane Ardian dan Eddy Soperano sama-sama caleg PAN. Keduanya bersaing merebut 1 kursi DPR RI di daerah pemilihan (Dapil) Jabar 3 yang meliputi Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur.
Berdasarkan perolehan suara sementara di laman pemilu2024.kpu.go.id pada Selasa, 20 Februari 2024, Eddy Soperano yang juga Sekjen PAN mendapatkan 12.754 suara. Yane Ardian sendiri baru meraih 4.930 suara.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Bogor Bedjo Santoso yang juga caleg DPR RI dari dapil Jabar 3 hanya meraih 1.688 suara.
Total suara masuk yakni 41.63 persen. Perolehan suara tersebut berasal dari 4.243 tempat pemungutan suara (TPS). Jumlah TPS di dapil Jabar 3 yakni 10.191.
Jika mengacu pada data sementara yang masuk ke KPU, peluang Yane Ardian untuk lolos ke senayan sangat kecil. Sebab, PAN kemungkinan hanya meraih 1 kursi di dapil Jabar 3.
Istri Wali Kota Bogor Bima Arya tersebut bisa lolos apabila Eddy Soeparno diangkat menjadi menteri di kabinet Prabowo - Gibran. Yane akan menggantikan Eddy menjadi anggota DPR RI. ***



