POJOKBOGOR.id - Salah satu rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor atau HJB ke 543 tahun, kegiatan Deudeuh Ka Lembur mulai berlangsung di Taman Khayalan, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, Deudeuh Ka Lembur dalam momen HJB ke 543 tahun ini, dimaknai bahwa semangat mencintai lingkungan harus tumbuh dari kesadaran bersama dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Kota Bogor.

Kegiatan Deudeuh Ka Lembur ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HJB ke 543, yang selaras dengan tema tahun ini, yakni Raksa Jagaditha, yang bermakna menjaga keharmonisan dan kesejahteraan semesta.

Sebagai gerakan berbasis masyarakat, Deudeuh Ka Lembur pada momen HJB ke 543 tahun dilaksanakan serentak oleh enam kecamatan dan 68 kelurahan se-Kota Bogor.

Baca Juga: Galian Tanah Ilegal di Cileungsi Bogor Diduga Abaikan Teguran, Jalan Berdebu Bahayakan Pengendara Lain!

Kegiatan ini mengusung semangat cinta terhadap lingkungan melalui aksi nyata, seperti kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar.

“Deudeuh Ka Lembur ini adalah semangat, trigger untuk menyosialisasikan propaganda bersih lingkungan, jaga lingkungan, dan sayang lingkungan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa semangat menjaga kebersihan lingkungan seharusnya tidak hanya hadir pada momentum peringatan hari besar, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Banjir Air Gorong-gorong di Jalan Nasional Parung Bogor Kembali Muncul, Bau Menyengat Semakin Tercium

“Peringatan HJB ke 543 ini adalah trigger untuk mendorong dan merangsang kesadaran bahwa kita harus cinta lingkungan setiap hari. Maka momen-momen seperti ini harus dikomandoi oleh pemerintah agar menjadi kebiasaan yang terus dilakukan oleh masyarakat,” tegasnya.

Jenal Mutaqin juga menyinggung rencana pelaksanaan kegiatan Bogor Bersih dalam beberapa bulan mendatang yang diprakarsai oleh Radar Bogor dan Komunitas Bogor Sahabat, dengan melibatkan 100 RW dalam lomba kebersihan.

Menurutnya, perlombaan dan perayaan hanyalah pemicu agar masyarakat semakin terbiasa mencintai lingkungan setiap hari.

Baca Juga: Uji Emisi Gratis di KABOGOR FEST 2025, Warga Kabupaten Bogor Diundang Berpartisipasi!

“Harapannya kegiatan ini tidak hanya dilakukan saat HJB saja, tapi bisa jadi gerakan rutin yang dilakukan seminggu sekali, misalnya Jumat Bersih,” ucap Jenal Mutaqin.

Sementara itu, Camat Bogor Utara, Riki Robiansah, menyampaikan bahwa kegiatan Deudeuh Ka Lembur di wilayahnya melibatkan berbagai unsur masyarakat, seperti RT, RW, tokoh pemuda, Karang Taruna, hingga kader Posyandu.

“Seluruh elemen masyarakat kita libatkan. Harapannya, ini jadi pemantik agar ke depan kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan,” katanya.

Riki menambahkan, bahwa selain menjaga kebersihan lingkungan, Deudeuh Ka Lembur pada momen HJB ke 543 tahun ini juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antarwarga, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap kampung halaman.