POJOKBOGOR.id - Sebanyak 3 pelaku pembacokan di Bogor tepatnya di Jalan Aria Surialaga, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, berhasil ditangkap jajaran Polresta Bogor Kota.
Ketiga pelaku pembacokan di Bogor itu berawal tawuran yang menyebabkan dua pelajar terluka di kepala.
Salah satu korbannya tertancap celurit di kepala.
Salah satunya celurit yang kini diamankan sebagai barang bukti itu digunakan pelaku untuk membacok kepala korban hingga celuritnya tertancap.
Baca Juga: Bima Arya Dapat Rekomendasi dari PAN Maju ke Pilgub Jabar 2024
Celurit tersebut tampak patah pada bagian gagangnya.
"Iya (yang digunakan pelaku membacok korban)," kata Kapolresta Bogor Kombes Bismo Teguh Prakoso, Sabtu 8 Juni 2024.
Sementara kronologisnya, dua pelajar terluka karena tawuran di Jl Aria Surialaga, Bogor Barat, Kota Bogor. Warga mengaku melihat salah satu korban terluka dengan celurit menancap di kepala.
"Kejadiannya sore, ada sekitar jam 16.30 WIB ya. Yang luka dua orang, cuma yang parah itu yang celurit nempel di kepalanya, nancep. Terus yang satu lagi lukanya di punggung," kata pedagang mi ayam bernama Soleh (53), Kamis 6 Juni 2024.
"Kalau saya lihatnya pas yang nancepnya aja, gitu. Kalau ribut-ributnya nggak lihat. Wah, linu saya lihatnya, kepala dia kena celurit itu. Iya, saya lihat langsung pas masih nancepnya, cuma kayaknya sama temannya dicabut apa gimana gitu," tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Bogor Barat Kompol Sudar MK Regaga menyebutkan peristiwa terjadi ketika kedua korban MI dan PR sedang berbonceng tiga bersama rekannya bernama MA. Di lokasi, ketiganya dikejar oleh pelajar lain yang menenteng celurit.
Baca Juga: Bacabup Ade Wardhana Sebut Kabupaten Bogor Butuh Pemimpin yang Serius dan Rasional
Pelaku kemudian membacok korban MI dan PR dari arah belakang hingga mengenai kepala dan punggung. Pelaku kemudian melarikan diri.
"Pelaku pembacokan di Bogor itudatang dari belakang, dari atas motor langsung menganiaya, membacok PR di bagian pinggang dan menganiaya, membacok MI di bagian kepala. Setelah membacok, pelajar tersebut langsung pergi," kata Sudar.


