POJOKBOGOR.id - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan revitalisasi Terminal Baranangsiang Kota Bogor, akan dilaksanakan pada tahun ini.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPTJ Suharto mengatakan revitalisasi Terminal Baranangsiang yang sebelumnya sempat tertunda 12 tahun, ditargetkan dimulai pada 2024.

Saat ini BPTJ sudah mempelajari beberapa dokumen yang ada untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama akan segera kita realisasikan untuk revitalisasi,” kata Suharto.

Baca Juga: DPRD Kota Bogor Bahas LKPJ Wali Kota Bogor Tahun 2023: Evaluasi Kinerja dan Rekomendasi Tim Pansus

Suharto menegaskan, revitalisasi Terminal Baranangsiang dilakukan untuk pelayanan masyarakat yang jauh lebih baik, dalam menunjang sarana dan prasarana transportasi publik.

“Karena terminal Baranangsiang harus segera kita revitalisasi, supaya masyarakat juga memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk menggunakan angkutan umum,” ucapnya.

Ia menyampaikan, saat ini BPTJ masih mempelajari rencana yang akan dilakukan PT Pancakarya Grahatama Indonesia (PGI).

Baca Juga: Kurang Diperhatikan, AHY Janji Bakal Melakukan Penataan Puncak Bogor

Terminal Baranangsiang nantinya tak hanya berfungsi sebagai terminal, tetapi juga menjadi bagian kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi dengan kawasan komersial.

“Saat ini kita masih dalam proses mempelajari, karena kita kemarin baru selesai mendapatkan LO (Legal Opinion) dari Kejaksaan Agung,” ujarnya.

Menurut dia, ada beberapa desain yang harus disesuaikan kembali terkait dengan rencana Revitalisasi Terminal Baranangsiang.

Baca Juga: Hari Ini Bima Arya Menghadap DPP PAN, Dapat Instruksi Maju Pigub Jabar dari Zulkifli Hasan

Selain itu, lanjut Suharto, rekomendasi yang sudah dikeluarkan akan dipelajari dan ditindaklanjuti, sesuai dengan kemampuan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) nantinya seperti apa.

“Intinya adalah fungsi terminal harus sesuai dengan fungsi terminal. Misalnya nanti ada fungsi tambahan lagi, akan kita diskusikan. Tapi fungsi utama terminal harus lebih utama,” jelasnya.

Suharto mengatakan, revitalisasi Terminal Baranangsiang akan berjalan dalam beberapa tahun ke depan, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran APBN. Selain itu, BPTJ juga memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan Terminal Baranangsiang selama proses revitalisasi.

“Ada opsinya, apakah kita secara bertahap. Intinya adalah bahwa pelayanan terus berjalan. Kita lihat dimana yang akan dibangun dulu, yang tidak akan mengganggu pelayanan,” kata Suharto soal revitalisasi Terminal Baranangsiang.