BOGOR.POJOKSATU.id — Kabar mengenai ditemukannya Bayu Zulkarnaen (36), ASN Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor, di wilayah Sukabumi sempat membuat publik heboh.

Informasi tersebut beredar setelah muncul siaran langsung TikTok dari seorang petugas berseragam oranye yang menyebut Bayu telah ditemukan dan dijemput oleh tim Polresta Bogor Kota.

Namun kabar yang sempat menyebar luas itu ternyata belum dapat dipastikan kebenarannya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, kemudian memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar tersebut.

Saat dikonfirmasi pada Kamis, 17 September 2026, Dimas menyebut informasi dalam siaran langsung tersebut masih berupa kabar awal dan belum melalui proses verifikasi.

Atas munculnya kegaduhan di tengah masyarakat, BPBD Kota Bogor pun menyampaikan permohonan maaf.

“Kami mohon maaf,” demikian penegasan BPBD terkait informasi yang terlanjur beredar mengenai keberadaan Bayu.

Pihak BPBD menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada informasi resmi yang memastikan Bayu telah ditemukan di Sukabumi.

Dimas juga mengingatkan bahwa operasi pencarian terhadap Bayu sebelumnya telah resmi dihentikan setelah tim SAR gabungan tidak menemukan keberadaan ASN Pemkot Bogor tersebut.

Bayu diketahui hilang lebih dari satu bulan setelah sebelumnya diduga terjatuh atau hanyut di Sungai Cisadane.

Dalam proses pencarian, sejumlah unsur terlibat menyisir aliran sungai untuk menemukan keberadaan Bayu.

Namun hingga operasi SAR ditutup, tidak ada hasil yang memastikan keberadaan Bayu.

Karena itu, kemunculan kabar bahwa Bayu telah ditemukan di Sukabumi langsung menarik perhatian publik.

Sayangnya, informasi tersebut belum didukung keterangan resmi dari pihak berwenang.

BPBD Kota Bogor kini menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya menunggu hasil verifikasi dan keterangan resmi sebelum menyimpulkan keberadaan Bayu.

Dengan demikian, misteri hilangnya Bayu Zulkarnaen hingga saat ini masih belum sepenuhnya terjawab. ***