POJOKBOGOR.id - Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor menggelar bazar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor ke 544 di Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang.
Kegiatan itu berlangsung pada 2 hingga 9 Juni 2026 dengan menghadirkan berbagai kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Bazar tersebut menyediakan sembako dari B Mart, produk UMKM, kuliner, fesyen, jasa, layanan perbankan hingga layanan publik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya menghidupkan kembali aktivitas pasar rakyat di tengah perayaan HJB tahun ini.
Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor Jenal Abidin mengatakan, bazar bukan hanya agenda seremonial tahunan.
Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, pedagang, dan pelaku usaha dalam menggerakkan ekonomi daerah.
“Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara semangat kebersamaan, geliat ekonomi rakyat, serta upaya memperkuat eksistensi pasar rakyat sebagai denyut nadi perekonomian daerah,” kata Jenal, Rabu (3/5/2026).
Ia menjelaskan, bazar sengaja dirancang untuk memberi ruang promosi yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal sekaligus menghadirkan pengalaman belanja yang lebih menarik bagi masyarakat.
Jenal menilai momentum Hari Jadi Bogor ke 544 harus menjadi pengingat bahwa pertumbuhan kota perlu berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi warga.
“Melalui kegiatan bazar ini, kami ingin menghadirkan ruang yang lebih luas bagi para pedagang dan pelaku usaha untuk memasarkan produknya sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang menarik bagi masyarakat. Semangat HJB ke 544 menjadi pengingat bahwa kemajuan kota harus tumbuh bersama kemajuan ekonomi rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, pasar rakyat masih memegang peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, Perumda PPJ berupaya menghadirkan program yang dapat meningkatkan daya saing pasar tanpa meninggalkan karakter dan nilai lokal yang sudah melekat.
Di tengah aktivitas jual beli dan interaksi pengunjung, bazar tersebut juga menjadi gambaran bahwa pasar tidak sekadar tempat transaksi.
Pasar dinilai tetap menjadi ruang yang menopang ekonomi keluarga dan menghidupkan usaha masyarakat kecil.
“Di tengah gemuruh transaksi dan ramainya interaksi antara pedagang serta pengunjung, bazar ini menjadi gambaran nyata bahwa pasar bukan hanya tempat bertemunya penjual dan pembeli. Lebih dari itu, pasar adalah ruang yang merawat harapan, menggerakkan ekonomi keluarga serta menghidupkan denyut pembangunan dari akar rumput,” jelasnya.
Jenal menambahkan, semangat membangun Kota Bogor yang maju dan berdaya saing juga bisa tumbuh dari pasar rakyat yang sehat dan produktif.



.webp)
