POJOKBOGOR.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama Polresta Bogor Kota yang menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Kegiatan yang dipusatkan di Alun-alun Kota Bogor pada Rabu, 11 Maret 2026, dinilai sebagai solusi nyata bagi masyarakat dalam menghadapi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.
Gerakan Pangan Murah ini merupakan inisiatif serentak yang dilakukan Polda Jawa Barat bersama jajaran Polres se-Jawa Barat.
Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Adi Vivid A. Bachtiar, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” ungkap Adi Vivid.
Selain membantu daya beli masyarakat, program ini juga selaras dengan agenda nasional dalam menekan angka inflasi di tingkat daerah, terutama pada momentum hari besar keagamaan ketika harga pangan cenderung berfluktuasi.
Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menegaskan dukungan penuhnya terhadap program kolaboratif tersebut.
Menurutnya, langkah ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bukti nyata kehadiran kepolisian dalam meringankan beban ekonomi masyarakat.
“Sinergi antara Kapolda Jabar, Polresta Bogor Kota, dan Pemkot Bogor ini patut diacungi jempol. Kepolisian membuktikan peran gandanya, tidak hanya menjaga kondusivitas, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas harga pangan,” ujar Adityawarman.
Lebih lanjut, Adityawarman berharap kolaborasi lintas instansi ini tidak berhenti pada distribusi pangan murah, tetapi berkembang menjadi sarana edukasi menuju kemandirian pangan bagi warga Bogor.
Ia juga mendorong agar pola kerja sama antara institusi Polri dan pemerintah daerah dapat menjadi standar baru dalam pelayanan publik yang prima.
“Kami berharap kolaborasi ini menjadi standar baru dalam pelayanan publik, di mana seluruh pihak bahu-membahu menjaga kedaulatan pangan masyarakat,” tambahnya.
Antusiasme warga tampak memenuhi area Alun-alun Kota Bogor.
Berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur dijual dengan harga terjangkau.
Melalui gerakan ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi mikro di wilayah Kota Bogor.
Usai kegiatan Gerakan Pangan Murah, jajaran Forkopimda Kota Bogor, Ketua DPRD Kota Bogor, dan Polda Jawa Barat melanjutkan aksi sosial di depan Mako Polresta Bogor Kota.
Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid A. Bachtiar bersama Ketua DPRD Kota Bogor Dr. Adityawarman Adil, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Rio Wahyu Anggoro, serta Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim turun langsung menyapa masyarakat.
Mereka membagikan paket takjil gratis kepada pengendara yang melintas di depan Mako Polresta.
Selain itu, rombongan juga meninjau layanan ganti oli gratis yang diperuntukkan bagi 200 pengemudi ojek online.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada para pengemudi ojek online, anak yatim, dan dhuafa.



