POJOKBOGOR.id – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bogor, Minggu malam hingga Senin (22/9/2025), memicu bencana pohon tumbang di sejumlah titik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat sedikitnya lima kejadian pohon tumbang yang menimpa rumah warga, kontrakan, hingga menutup akses jalan dan aliran sungai.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, menjelaskan bahwa insiden paling banyak terjadi di Kecamatan Bogor Barat.

“Pohon hanjuang setinggi delapan meter tumbang menimpa atap rumah warga di Kelurahan Gunung Batu. Sementara pohon trambesi setinggi 25 meter tumbang di area Yonif 315 Gunung Batu, sudah dievakuasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (22/9/2025).

Tak hanya itu, pohon setinggi 15 meter juga roboh di Kelurahan Menteng, menimpa atap rumah kontrakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Di Kecamatan Bogor Tengah, tepatnya di Paledang, pohon duren berdiameter 10 cm dengan tinggi 20 meter tumbang hingga menutup aliran Kali Cipakancilan.

Sementara di Kelurahan Pasir Mulya, Kecamatan Bogor Barat, pohon jati setinggi 10 meter tumbang melintang di jalan kompleks perumahan.

BPBD bersama aparat terkait segera melakukan evakuasi pohon tumbang untuk mengamankan warga dan membuka akses yang sempat tertutup.

“Korban nihil, namun kami tetap siaga mengantisipasi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi,” tambah Dimas.

Warga diimbau waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama di kawasan padat dan dekat permukiman.

Cuaca ekstrem diperkirakan masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan.