POJOKBOGOR.id - Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menerima keluhan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Kota Bogor, perihal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN).

Baca Juga: Tebing Setinggi 12 Meter di Kota Bogor Longsor, 3 Rumah Terbawa Longsoran

Erwan Setiawan, Bidang Hubungan Organisasi PGRI Kota Bogor mengungkapkan, SMA Negeri di Kota Bogor hanya ada 10, sementara lulusan SMP sangat banyak, dia khawatir bagaimana pun formulasinya SPMB akan ricuh.

Melihat kondisi tersebut, PGRI Kota Bogor mengusulkan penambahan gedung sekolah SMA Negeri di Kota Bogor sangat mendesak.

"Provinsi siap bangun (SMAN baru) dan menyediakan gurunya", ujar Erwan.

Baca Juga: Kisah Haru Kakak Adik di Bogor: Dulu Satu Seragam Pramuka, Kini Bisa Sekolah dengan Tenang

Adapun, sambung dia, pengadaan tanah untuk hal tersebut menjadi wewenang Pemerintah Kota Bogor.

"(Provinsi menunggu) Kota Bogor menghibahkan tanah", ucap Erwan.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman menyambut baik aspirasi tersebut, namun keputusannya perlu dibicarakan dengan para pihak terkait.

Baca Juga: Informasi Lokasi dan Waktu Pelayanan SIM Keliling di Kabupaten Bogor Hari Ini

"Ini baru diskusi awal kita", ucap Adityawarman di hadapan pengurus Organisasi PGRI Kota Bogor.