POJOKBOGOR.id - Panita Festival Merah Putih ikut nonton bareng alias nobar film Believe yang digelar Staf Operasi Mabes TNI di Studio 5 Cinema XXI Botani Square, Kota Bogor, Sabtu 2 Agustus 2025.
Bukan hanya hanya para panitia Festival Merah Putih, selama dua jam durasi nobar film Believe, terlihat banyak penonton dibuat menangis di dalam studio.
Penggagas Festival Merah Putih, Guntur Santoso yang turut nobar film Believe pun tak sanggup lagi menahan air matanya ketika menyaksikan pengorbanan para prajurit TNI yang sesungguhnya.
Suhu Guntur, begitu panggilan hangatnya, secara pribadi mengaku mengenal Jenderal TNI Agus Subiyanto, sosok yang diceritakan dalam film tersebut, saat masih sang jenderal bertugas di Bogor.
Agus Subiyanto yang juga anak dari Serka Dedy Serka Dedy, seorang prajurit TNI yang gugur dalam Operasi Seroja 1975.
Film "Believe" mengangkat kisah nyata Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang pada masa mudanya diperankan oleh Ajil Ditto.
Agus muda, yang diperankan Ajil Ditto, diceritakan harus berjuang menghadapi berbagai rintangan dan stigma dalam kehidupan militernya, termasuk di medan konflik Timor Timur.
Baca Juga: Jalan R3 Jadi Jalur Alternatif Puncak Menuju Warung Jambu, Tak Perlu Lewat Tajur Lagi
"Dalam mempertahankan kemerdekaan ini, tidak harus terjun ke medan perang. Kita yang tidak ikut berperang, harus ambil peran juga untuk tetap mempertahankan kemerdekaan Indonesia," ungkap Suhu Guntur.
Dia memahami betul, konflik yang terjadi di Timur tidak lepas dari masalah politik. Namun, yang membanggakan di matanya, kehadiran prajurit TNI ke Timur memiliki misi untuk melindungi warga yang tertindas di wilayah berpolemik itu.
"Tidak pernah ada cerita prajurit TNI masuk ke mana mana lalu membuat keonaran dari semenjak awal merdeka. Lebih sering melakukan upaya perdamaian," tutur dia.
Senada dengannya, Ketua Umum Festival Merah Putih, Benyamin Mbooh mengaku terharu dan sampai menitikan air mata.
Baca Juga: Pemkot Bogor Mulai Bangun Jalur Roda Dua di Batutulis, Ditarget Rampung 14 Hari
Dia melihat begitu besarnya pengorbanan TNI dalam menjaga dan mempertahankan NKRI.
"Saya secara pribadi bangga dengan TNI, terimakasih banyak telah mengorbankan jiwa dan raga kalian dalam mempertahankan NKRI ini," kesan Benyamin Mbooh.
Dari film Believe yang sudah ditontonnya, Benyamin berpesan kepada semua masyarakat Indonesia agar lebih mencintai Indonesia dengan tulus. Karena negara ini pertahankan dengan nyawa dan darah.
Sementara itu, Lya Dilliyana, istri dari MARSMA TNI Toni Setiawan yang ikut nobar film Believe mengatakan, alur cerita tersebut sudah sangat menggambarkan kehidupan seorang prajurit TNI dan juga keluarganya.
"Apa yang diceritakan di film sama persis dengan kehidupan kami. Saya dan istri TNI lainnya, sering kali perasannya diaduk aduk Ketika suami ditugaskan ke luar, kami harus siap apapun risikonya," tegar dia seusai nobar film Believe.


.webp)
