POJOKBOGOR.id – Pemerintah Kota Bogor melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah meluncurkan Sistem Informasi Agenda Pimpinan dan Penyelenggaraan Acara Keprotokolan (SIAP PAK).

Sosialisasi inovasi ini dilakukan bersamaan dengan rapat persiapan peringatan HUT RI ke-80 Tahun 2025 di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Senin (21/7/2025).

SIAP PAK dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi kerja, serta transparansi agenda pimpinan daerah

Inovasi ini digagas oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Bogor, Marrisa, sebagai bagian dari aksi perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Lembaga Administrasi Negara (LAN).

“Peran protokol pemerintah harus mengikuti perkembangan zaman. Digitalisasi ini akan memudahkan pengelolaan acara keprotokolan secara lebih tertib dan efektif,” ujar Marrisa.

Melalui SIAP PAK, petugas protokol wajib menginput agenda harian pimpinan mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekda beserta seluruh data pendukungnya.

Mulai dari rundown acara, daftar tamu undangan, layout tempat duduk, checklist kebutuhan acara, notulen, sambutan, hingga dokumentasi foto.

Sistem ini juga menyediakan Buku Saku Keprotokolan serta regulasi terkait, sehingga menjadi pedoman resmi bagi perangkat daerah.

Menariknya, masyarakat umum juga bisa mengakses SIAP PAK untuk mengetahui agenda pimpinan yang sudah maupun akan dilaksanakan.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Bogor, Iceu Pujiati, mengapresiasi inovasi ini.

“Harapannya SIAP PAK bisa dijalankan secara berkelanjutan dan benar-benar membawa manfaat bagi organisasi maupun masyarakat,” tuturnya.

Selain sosialisasi SIAP PAK, rapat juga membahas persiapan HUT RI ke-80 di Kota Bogor.

Rangkaian acaranya mencakup Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Bogor, pengukuhan calon Paskibraka, Apel Kehormatan dan Renungan Suci, Upacara Detik-Detik Proklamasi, penyerahan remisi bagi narapidana, pesta rakyat, hingga resepsi bersama Paskibraka.

Dengan hadirnya SIAP PAK, Pemkot Bogor berharap tata kelola keprotokolan semakin tertib, modern, dan akuntabel, sekaligus mendukung pelayanan publik yang lebih transparan.