POJOKBOGOR.id - Sejalan dengan semangat "Bogor Lancar", Pemkot Bogor bersama dengan PT Trans Jabar Tol dan PT Suryamas Duta Makmur, berencana akan membangun dan membuka akses Tol Ciawi Selatan.
Rencana pembangunan akses Tol Ciawi Selatan itu dikukuhkan pada Penandatanganan Kesepahaman (Mou) bersama di Ruang Mapple Rancamaya Golf, Selasa 15 Juli 2025.
Rencananya pembangunan dan pembukaan akses Tol Ciawi Selatan pada Jalan Tol Ciawi - Sukabumi, akan dilakukan di wilayah Kecamatan Bogor Selatan.
Baca Juga: Jalan Sehat Istimewa akan Meriahkan HUT ke-80 Indonesia di Kabupaten Bogor
MoU ini ditandatangani langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie Rachim; Dirut PT Trans Jabar Tol, Abdul Hakim Supriyadi; dan Kuasa Direksi PT Suryamas Duta Makmur, Prasetio Tanumihardja.
Dedie Rachim mengatakan, rencana pembangunan ramp off ini untuk memecah persoalan di wilayah perempatan Ciawi yang selama ini sulit untuk dicarikan solusi cepat dan permanen, karena pembagian kewenangan yang banyak dan membutuhkan waktu panjang.
"Kemudian solusi untuk mengambil langkah teknis untuk memanfaatkan akses ramp off ini adalah solusi yang paling cepat, solusi yang paling mungkin, paling bisa dilaksanakan dalam waktu yang tidak terlalu lama dengan melibatkan berbagai pihak," kata Dedie Rachim.
Baca Juga: Diskominfo Kabupaten Perkuat Literasi Digital di Desa-desa
Di tengah keterbatasan anggaran, selain melibatkan pemilik jalan tol, yakni PT Trans Jabar Tol, Pemkot Bogor juga menggandeng pihak pengembang dari PT Suryamas Duta Makmur dan ke depan akan juga melibatkan pihak Lorena sebagai pemilik lahan.
Nantinya, setelah penandatanganan ini akan dilakukan rapat koordinasi (rakor) kembali untuk melakukan upaya percepatan.
Jika telah sepakat, maka di tahun 2026 sudah bisa dikerjakan dan diakhir 2026 akses jalan sudah terhubung.
Sehingga, Tol Ciawi Selatan juga akan berdampak pada sosial ekonomi masyarakat di Bogor Selatan yang akan semakin berkembang dan juga lebih luas akan berdampak kepada daerah sekitar.
Baca Juga: 1.400 Murid Tersedot Masuk SMA Negeri, PGRI di Kota Bogor Gigit Jari
"Tentu ini akan mempermudah masyarakat mengakses wilayah Bogor Selatan tanpa harus melewati Simpang Ciawi dan memberikan alternatif bagi pengendara dari arah Sukabumi, Cianjur, Cibedug, Cisarua, dan sebagainya," ujarnya.
Dirut PT Trans Jabar Tol, Abdul Hakim Supriyadi, mengatakan bahwa ramp off Ciawi Selatan ini nantinya akan langsung terhubung dengan akses tol dan akan menjadi solusi kemacetan di Simpang Ciawi.
"Sudah kita bahas sejauh ini dengan Pemkot, selanjutnya akan kita bawa permohonan, perizinan ke otoritasnya yaitu Kemen PU. Begitu sudah mendapat izin, kita bersama-sama secara paralel menyiapkan rencana teknis dan desainnya, selanjutnya dilanjutkan pada pelaksanaan," katanya.
Kuasa Direksi PT Suryamas Duta Makmur, Prasetio Tanumihardja, menuturkan sebagai pihak pengembang akan mendukung setiap program pemerintah.
"Kami meyakini keberadaan akses Tol Ciawi Selatan ini akan menjadi solusi strategis dalam mengurai kemacetan di simpang Ciawi yang selama ini menjadi titik macet lalu lintas di Bogor, sehingga ini juga akan menambah pengembangan area Bogor Selatan," ujarnya.
Lebih jauh, pembukaan akses ini akan menghadirkan dampak positif bagi masyarakat, efisiensi waktu tempuh, dan peningkatan mobilitas, sehingga konektivitas lebih baik yang terhubung pada jaringan tol nasional.
"Dan ini akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal dan regional, sejalan dengan semangat program Bogor Lancar," ucapnya terkait manfaat pembangunan Tol Ciawi Selatan.


.webp)
