POJOKBOGOR.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tak tinggal diam menghadapi kondisi pasca kebakaran Blok B Pasar Kebon Kembang.

Lewat Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Pemkot menyiapkan relokasi sementara bagi para pedagang yang kiosnya hangus terbakar.

Senin (30/6/2025), Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, langsung turun ke lokasi didampingi Direksi Perumda PPJ.

Mereka melihat langsung 17 los dan 3 kios yang ludes dalam kebakaran yang terjadi di akhir Mei lalu.

“Kita bahas satu per satu masalah yang dihadapi pedagang. Pertama, soal listrik. Sekarang PLN akan survei apakah bisa pakai aliran listrik sementara, karena sejak kebakaran aliran listrik di Blok B terputus,” ujar Jenal, Selasa (1/7/2025).

Selain listrik, Jenal juga menyebut komunikasi dengan Polresta Bogor Kota sangat penting untuk memperbarui informasi penyelidikan penyebab kebakaran.

“Soal dugaan penyebab kebakaran sepenuhnya kewenangan polisi. Kita tunggu hasil investigasi mereka,” tegasnya.

Masalah lain yang tak kalah krusial adalah keamanan.

Gelapnya area pasar pasca kebakaran membuat pedagang resah akan potensi pencurian.

Untuk itu, Jenal meminta jumlah petugas keamanan malam hari ditambah.

“Dari tujuh petugas, saya minta jadi 12 orang. Kalau perlu kita libatkan OPD untuk bantu pengamanan,” jelasnya.

Sebagai solusi sementara, Perumda PPJ menyiapkan relokasi pedagang ke Blok A dan Blok F.

Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin, memastikan pihaknya terus melakukan pembenahan.

“Kami lagi benahi kabel-kabel listrik bareng tim teknik. Mudah-mudahan secepatnya tuntas, agar pedagang bisa beraktivitas kembali,” katanya.