POJOKBOGOR.id - Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, secara resmi melantik Hanafi sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor pada Senin (3/12).

Hanafi, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bogor, menggantikan Syarifah Sofiah yang telah memasuki masa purna tugas sejak 30 November 2024.

Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bogor Nomor 800.1.3.3 Kep.491-BKPSDM/2024 tentang Pengangkatan Penjabat Sekda Kota Bogor.

Keputusan tersebut juga didukung oleh rekomendasi dari Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, melalui surat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 12430/KPG.07/BKD tertanggal 13 November 2024.

Hery menegaskan, tugas yang diemban Hanafi tidak berbeda dengan sekda definitif. Terlebih, jabatan ini diisi di tengah masa krusial, yaitu akhir tahun anggaran 2024 dan awal tahun 2025.

"Tugas Sekda mencakup pengawalan visi misi wali kota, pengelolaan keuangan daerah, serta memastikan pelayanan publik tetap optimal," ujar Hery.

Selain itu, Hanafi juga bertanggung jawab mengawal transisi pemerintahan menjelang pergantian wali kota dan wakil wali kota, yang akan memengaruhi pembaruan dokumen perencanaan strategis seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahunan.

Hery juga mengingatkan bahwa Sekda memiliki peran kunci dalam menjaga sinergi antarperangkat daerah (OPD) serta menjembatani komunikasi antara kepala daerah dengan jajaran birokrasi.

"Tugas lain yang tidak kalah penting adalah memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan daerah agar berjalan sesuai target," tambahnya.

Dalam pidatonya, Hanafi mengungkapkan komitmennya untuk menjalankan tugas sebagai Pj Sekda dengan penuh tanggung jawab.

Ia menekankan pentingnya menerjemahkan visi misi kepala daerah ke dalam dokumen perencanaan strategis seperti RPJMD dan RKPD.

"Saya juga akan fokus menguatkan komunikasi, baik di internal birokrasi maupun dengan stakeholder eksternal, termasuk Forkopimda," ujar Hanafi.

Ia menyebut komunikasi efektif menjadi kunci dalam menyelaraskan kebijakan pemerintah daerah dengan kebutuhan masyarakat.

Pelantikan ini menjadi langkah awal Hanafi untuk membawa Kota Bogor menuju transisi pemerintahan yang mulus sekaligus memastikan keberlanjutan program prioritas daerah.***