POJOKBOGOR.id - Memasuki musim hujan, Calon wali kota Bogor nomor urut 3, Dedie Rachim sering kali dikeluhkan soal banjir yang kerap melanda beberapa titik rawan.

Selama blusukan, Dedie Rachim mendengar curhat warga terkait berbagai persoalan, seperti penanganan sampah dan banjir akibat saluran air tersumbat.

“Di perumahan padat penduduk, pengelolaan sampah masih menjadi masalah besar karena jarak antara rumah warga dengan akses pengangkutan sampah cukup jauh,” kata Dedie Rachim.

Merespons persoalan tersebut, kata Dedi Rachim, penanganan sampah dari hulu mestinya menjadi prioritas dalam upaya menciptakan lingkungan bersih.

Baca Juga: BRI Tangguh dengan Laba Rp45,36 Triliun dan Dukungan Penuh untuk UMKM

Warga pun berharap ada solusi lebih efektif dalam pengelolaan sampah, mengingat pengangkutan sampah saat ini dirasa belum optimal.

"Ini adalah PR bagi kita semua, bagaimana menciptakan gerakan kebersihan secara massal agar masalah sampah bisa terselesaikan dari akarnya," tambahnya.

Dedie juga menyoroti buruknya sistem drainase di beberapa wilayah.

Saat Dedie berkeliling, turun hujan deras yang menyebabkan air tidak mengalir dengan baik melalui saluran air, sehingga menggenangi jalan-jalan.

Baca Juga: Pj Bupati Bogor Soroti Rendahnya Penggunaan Anggaran di Kabupaten Bogor

"Kita lihat sendiri tadi saat hujan turun, air tidak mengalir dengan lancar karena saluran air tersumbat oleh sampah. Solusi untuk ini adalah melakukan normalisasi saluran air, termasuk drainase di lingkungan sekitar," ujar Dedie.

Menurut Dedie, normalisasi saluran air harus menjadi prioritas pemerintah melalui kerja sama lintas sektor, seperti dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim).

Ia juga mengusulkan adanya gerakan yang melibatkan masyarakat untuk membersihkan dan memperbaiki saluran-saluran air.

Baca Juga: Pemkab Bogor Targetkan Posko Gabungan di Sekitar Kediaman Presiden Prabowo Rampung dalam Dua Pekan

“Solusinya normalisasi saluran pembuangan termasuk got, kalau memungkinkan ini dijadikan gerakan masyarakat, tentu peran pemerintah kita fokuskan normalisasi saluran air,” ujar Dedie Rachim.