POJOKBOGOR.ID - Calon Wali Kota Bogor nomor urut 3, Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin belakangan jadi sasaran target kampanye negatif atau black campaign.
Black campaign itu disampaikan di akun media sosial beberapa hari terakhir. Merespon hal tersebut, Tim Advokasi dan Hukum Dedie Rachim - Jenal angkat bicara.
Roy Sianipar, Komandan Advokasi & Hukum Dedie-Jenal mengatakan informasi yang menyebutkan Dedie Rachim terlibat korupsi Jembatan Otista adalah berita bohong.
Baca Juga: Peringati Hari Santri, PCNU Kota Bogor Berikan Bantuan Internet Starlink ke Pondok Pesantren
"Berita itu 1000% Hoax atau tidak benar dan merupakan fitnah karena sudah pasti tidak didasari dengan bukti bukti dan fakta," katanya lewat keterangan tertulis.
Dia menyebut berita itu merupakan bagian dari skenario politik kotor berupa black campaign.
Ini sengaja dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab dan menginginkan pilkada Kota Bogor tidak kondusif dan aman.
Baca Juga: XL Axiata Siap Hadapi Tantangan Berat di Tengah Ketidakpastian Regulasi dan Kompetisi Industri
"Kami meyakini Warga Kota Bogor sangat percaya bahwa berita tersebut adalah fitnah keji dan bagian dari pembunuhan karakter Pak Dedie Rachim," sebutnya.
Ia juga percaya warga Kota Bogor sudah mengenal Dedie Rachim sebagai pribadi bersih, sederhana, sahabat semua golongan.
Serta anti korupsi sesuai latar belakangnya yang pernah mengabdi di komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) selama 13 Tahun.
Baca Juga: Mitra Binaan Pertamina Bersinar di SMEXPO Nasional 2024
Roy pun mendorong KPU dan Bawaslu Kota Bogor untuk berperan aktif untuk mensosialisasikan kampanye hitam dilarang.
Sebab, berita bohong ini sangat merusak sendi-sendi kehidupan demokrasi di Kota Bogor.
"Kami meyakini Warga Kota Bogor sangat percaya bahwa berita tersebut adalah fitnah keji dan bagian dari pembunuhan karakter Pak Dedie Rachim," sebutnya.
Ia juga percaya warga Kota Bogor sudah mengenal Dedie Rachim sebagai pribadi bersih, sederhana, sahabat semua golongan.
Serta anti korupsi sesuai latar belakangnya yang pernah mengabdi di komisi Pemberantasan.
"Kami mengajak seluruh Paslon untuk memastikan seluruh tim dan/atau pendukung bersama sama untuk menjaga kondusifitas Pilkada Kota Bogor. Dan menjadikan momentum pilkada ini adu gagasan untuk kemajuan dan kesejahteraan warga Kota Bogor," jelasnya.
Dia pun sebagai Tim Advokasi dan Hukum Dedie Rachim - Jenal memperingatkan kepada pihak yang tidak bertanggungjawab untuk segera menghentikan penggunaan cara-cara kotor dan menghalalkan segala cara berupa kampanye hitam.
"Sebelum kami menempuh upaya-upaya hukum yang disediakan aturan perundang undangan," tegas tim kuasa hukum Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin itu.

.webp)

