POJOKBOGOR.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Dinkukmdagin) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga di tengah masyarakat.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar Gelar Pangan Murah (GPM) di berbagai wilayah, termasuk yang baru-baru ini diselenggarakan di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menyoroti pentingnya GPM dalam upaya menjaga kestabilan harga dan mengendalikan inflasi di Kota Bogor.

"Tiga bahan pangan yang paling diminati masyarakat, yaitu beras, minyak, dan telur, menjadi fokus utama kami untuk memastikan ketersediaannya tetap terpantau," ungkap Hery pada Sabtu (5/10/2024).

Selain mengatasi inflasi, Hery menjelaskan bahwa GPM juga bertujuan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi warga dan menjaga daya beli masyarakat.

"Daya beli berkaitan erat dengan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat. GPM menjadi salah satu solusi agar masyarakat bisa membeli bahan pokok dengan harga yang terjangkau," tambahnya.

Hery juga mengungkapkan bahwa GPM akan terus dilakukan secara berkala.

"Ini bukan yang terakhir. Sebelumnya sudah ada GPM, dan ke depan akan ada sekitar 30 kali lagi GPM di berbagai titik berbeda," ujarnya.

Dalam skala kota, upaya menjaga stabilitas harga, ketersediaan bahan pokok, dan daya beli masyarakat dilakukan secara komprehensif.

Salah satu strategi utamanya adalah bekerja sama dengan kabupaten dan kota produsen bahan pangan di wilayah regional.

"Semua ini dilakukan secara simultan agar pertumbuhan ekonomi meningkat, daya beli masyarakat terjaga, dan ekosistem investasi berjalan dengan baik. Tujuannya jelas, demi kesejahteraan masyarakat," tegas Hery.

Kepala Dinkukmdagin Kota Bogor, Firdaus, menambahkan bahwa GPM kali ini berlangsung sejak 25 September hingga 24 Oktober 2024.

"Seperti yang disampaikan Pak Pj Wali Kota, tujuan utama GPM adalah menjaga stabilitas pangan dan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat," ujarnya.

Beragam bahan pokok yang tersedia dalam GPM antara lain beras SPHP, telur, minyak, mi instan, beras premium, makanan olahan daging dan ikan, serta bahan pokok lainnya.

Firdaus menekankan, dengan adanya pasar murah di wilayah yang dekat dengan warga, mereka tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk membeli kebutuhan pokok.

"Harga di GPM lebih rendah dari harga pasar, dan ini sangat membantu masyarakat," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa GPM terbukti efektif dalam menjaga inflasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Jika pemerintah tidak aktif, tekanan harga pangan akan terus terjadi. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok," tutup Firdaus.***