POJOKBOGOR.id - Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor segera menjalankan tugasnya meski baru dilantik pada 6 Maret 2024. Namun, rencana bisnis yang dijalankan masih berdasarkan periode 2019-2024.
"Karena 2024 ini pun di akhir, direksi yang baru masih menjalankan program kerja yang ada di rencana bisnis tahun 2019-2024. Nanti di bulan Agustus kita akan membuat untuk tahun 2025-2029," kata Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Jenal Abidin, Kamis (2/5/2024).
Jenal menyatakan bahwa salah satu program kerja yang sedang berjalan adalah revitalisasi Pasar Merdeka yang telah melalui proses beauty contest. Selain itu, konsep dan program untuk Plaza dan Pasar Bogor akan dibahas lebih lanjut.
Selain itu, pihaknya juga fokus pada perapihan dan peningkatan kinerja pegawai dari sisi sumber daya manusia (SDM) dan sarana prasarana dengan melakukan proses penghitungan beban kerja sehingga dapat berjalan efisien dengan jumlah pegawai yang tepat.
Baca Juga: Sambangi Rumah Warga Sakit di Cimahpar, Bukti Pengabdian Dokter Rayendra untuk Kota Bogor
"Kemudian harus ada penyesuaian dari sisi biaya operasional sehingga tidak sampai memberhentikan pegawai yang ada," ungkapnya.
Jenal, yang sebelumnya menjabat sebagai direktur umum, menjelaskan bahwa setelah perubahan status dari PD menjadi Perumda, pihaknya dituntut memiliki unit bisnis.
Salah satu program peningkatan rencana bisnis Pasar Pakuan Jaya ke depan adalah memiliki unit bisnis yang terintegrasi dengan program pasar, yaitu Kujang Fresh.
"Menjadi salah satu distributor di pasar-pasar sehingga kebutuhan-kebutuhan pedagang dan masyarakat bisa terpenuhi melalui Kujang Fresh. Selain itu, di Pasar Sukasari yang sedang direvitalisasi, kami tidak hanya menyediakan tempat berjualan bagi para pedagang, tetapi juga menyediakan wahana bermain anak sebagai fasilitas pendukung untuk menarik pengunjung, sekaligus meningkatkan pemasukan," jelasnya.
Baca Juga: Lagi Lagi Terjadi Longsor di Bogor, Warga Sedang Enak Tidur Tiba Tiba Tebing Setinggi 7 Meter Runtuh
Menurut Jenal, pembangunan pasar saat ini boleh diisi dengan bangunan-bangunan seperti parkiran, perhotelan, convention house, electronic city, termasuk kids zone.
"Nah itu boleh sekarang, tujuannya seperti pasar-pasar yang pernah kami lihat di Jakarta. Di bawahnya ada pasar bersih, kemudian di lantai basement ada parkiran, lalu lantai-lantai berikutnya ada permainan anak, ada juga apartemen atau perhotelan. Sekarang sudah mulai ke situ bisnisnya. Ini menjadi salah satu rencana bisnis kami," kata dia.
Jenal melanjutkan bahwa ke depan, revitalisasi pasar akan mencakup beberapa pasar hingga 2029, yaitu Pasar Merdeka, Pasar Taman Kencana, Plaza dan Pasar Bogor, serta Pasar Padasuka.
"Jadi, empat pasar ini adalah pekerjaan rumah kami selama lima tahun ke depan," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa berdasarkan evaluasi beberapa tahun terakhir, proses revitalisasi pasar dalam satu tahun dapat mencakup beberapa pasar sekaligus, yang ternyata berpengaruh pada cashflow perusahaan.
"Ini kami evaluasi sehingga nanti pengerjaan revitalisasi pasar dilakukan bertahap dalam setahun agar tidak berbarengan, memudahkan menata cashflow keuangan, dan menjamin perusahaan bisa berjalan dengan menekan biaya operasional," pungkasnya.***



.webp)
