POJOKBOGOR.id - Menghadapi arus mudik lebaran 2024, PT. Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), terutama Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Rest Area Tol Jagorawi aman.

Selain keamanan stok BBM, SPBU rest area ini juga menyediakan layanan lengkap dengan berbagai fasilitas tambahan yang dibutuhkan oleh para pengendara saat melakukan perjalanan mudik melalui Tol Jagorawi.

Bastian Wibowo, Sales Brand Manager Regional VIII Jakarta, Bogor, dan Depok (Jabode), menjelaskan bahwa pihaknya mengelola empat SPBU rest area, di antaranya SPBU 34.16708 KM 45A.

Menurut Bastian, SPBU 34.16708 KM 45A memiliki peran yang sangat penting, karena merupakan rest area terakhir sebelum mencapai jalur Puncak dan alternatif lainnya seperti Cigombong–Sukabumi.

Baca Juga: Pj Bupati Bogor pastikan kesiapan wisata Puncak sambut libur Lebaran

“Jadi SPBU ini selalu digunakan untuk beristirahat para pengendara sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya, maka dari itu kita memberikan pelayanan terbaik dan kenyamanan bagi pengendara,” kata Bastian, Senin (8/4/2024).

Ia menyebutkan bahwa pihaknya juga melaksanakan beberapa program di antaranya dengan mengadakan Retail Make Over (RMO) atau program Toilet Totem dan Mushola (TTM) yang memberikan kenyamanan bagi penggunanya.

Selain itu, SPBU 3416708 rest area KM 45A menyiagakan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) menyediakan stok agar bisa mengantisipasi permintaan pada saat mudik dan juga Mobile Storage di beberapa SPBU untuk menjaga pasokan BBM.

“Karena kami ini kebanyakan di jalur wisata, dari normal 30 biasanya naik menjadi 35 KL per hari. Mungkin ada penambahan sedikit dari sisi konsumen,” ungkapnya.

Baca Juga: Fadli Zon Sebut Iwan Setiawan bakal Menangi Pilbup Bogor 2024

Tak hanya itu, SPBU 34.16708 KM 45A juga memberikan pelayanan melalui motoris Pertamina Delivery Service (PDS) bagi pengendara dalam keadaan darurat.

“Kita juga ada motoris Pertamina Delivery Service (PDS). Jadi jika konsumen membutuhkan BBM pada saat kondisi macet atau darurat bisa langsung menghubungi 135 di area tertentu, jadi masyarakat bisa lebih tenang,” pungkasnya.***