POJOKBOGOR - Daftar calon Wali Kota Bogor 2024 semakin banyak. Hingga hari ini, Selasa 26 Maret 2024, setidaknya ada 10 calon yang sudah mulai bergerak di lapangan.

Dari daftar calon wali Kota Bogor 2024, dua di antaranya berkualifkasi pendidikan doktor dan satu calon lainnya merupakan kandidat doktor.

Kandidat calon wali Kota Bogor 2024 yang bergelar doktor yakni Atang Trisnanto dan Raendi Rayendra. Keduanya adalah doktor lulusan IPB University.

Sedangkan kandidat doktor yakni Aji Jaya Bintara. Lulusan S2 Universitas Indonsia (UI) ini merupakan kandidat doktor di Universitas Pertahanan (Unhan).

Berikut profil singkat 10 kandidat calon Wali Kota Bogor 2024:

1. Dedie A Rachim

Dedie A Rachim saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor. Sebelumnya, dia bekerja selama 12 tahun di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dedie A Rachim mengawali karir di KPK sebagai fungsional madya tahun 2005 silam. Pria kelahiran Garut 6 April 1966 itu pernah menjabat sebagai pelaksana tugas Direktur PP LHKPN (2009-2010).

Dedie juga pernah menjabat pelaksana tugas Direktur Litbang (2012), Direktur Dikyanmas (2009-2015), Pelaksana Deputi Bidang Pencegahan (Maret-Juni 2015), hingga Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi KPK (PJKAKI).

Dedie A Rachim juga mendapat sejumlah penghargaan selama di KPK. Di antaranya, penghargaan International Anticorruption Public Service Announcement Video Competition (2011, Best Omnibus Film (Kita VS Korupsi) (2012), dan Ramon Magsaysay Award-Honoring Greatness of Spirit And Transformative Leadership In Asia- State Agency Category.

Dedie resmi bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) pada Minggu 4 Februari 2024. Di mana, saat pengumuman itu, Ketum PAN Zulkifli Hasan mendukung Dedie sebagai calon Wali Kota Bogor 2024.

Ketum PAN Zulkifli Hasan, menyerahkan langsung surat keputusan (SK) rekomendasi dukungan PAN untuk Dedie Rachim sebagian calon Wali Kota pada Pilwalkot Bogor 2024.

2. Atang Trisnanto

Atang Trisnanto saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Bogor sekaligus Ketua DPD PKS Kota Bogor.

Semasa kuliah, Atang dikenal sebagai aktivis kampus. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Mahasiswa IPB pada 2001-2002.

Atang direkomendasikan oleh DPD PKS Kota Bogor dan DPW PKS Jawa Barat untuk menjadi calon Wali Kota Bogor 2024.

Diketahui, PKS Kota Bogor menjadi pemenang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Di mana, PKS bisa mengusung sendiri kadernya untuk bertarung di Pilwalkot Bogor 2024 lantaran memperoleh 11 kursi di Pemilu 2024.

Pria kelahiran 15 Nopember 1978 menjadi salah satu figur yang saat ini diperhitungkan untuk maju di Pilwalkot Bogor 2024.

Atang Trisnanto mengaku masih menunggu arahan pusat dan kebijakan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS.

“Semuanya menunggu arahan dan kebijakan dari pimpinan partai,” kata Atang Trisnanto.

Meskipun PKS Kota Bogor bisa mengusung calon sendiri, Atang menyebut partainya tetap membuka ruang koalisi dengan partai lain.

“Pasti kami akan membuka komunikasi secara intens ke semua pihak, artinya kalau posisi koalisi kami akan mencari kawan sebanyak-banyaknya maka akan lebih baik,” ucapnya.

3. Raendi Rayendra

Nama lengkapnya Dr. dr. Raendi Rayendra, SpKK, M.Kes, FINSDV, FAADV. Dokter Rayendra sudah bergerak sejak dua tahun lalu.

Wajah Dokter Rayendra mulai tampak di sejumlah billboard raksasa yang tersebar di wilayah Kota Bogor.

Pria yang tumbuh di Kota Hujan ini ingin menjadikan Kota Bogor; “Sehat Warganya, Glowing Kotanya.”

Sosoknya pun akrab di tengah-tengah warga, lantaran sering berkontribusi pada sejumlah aksi sosial dan lingkungan, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

Saat ini Rayendra masih menjadi Founder Rayendra Dermatology dan Aesthetic Center yang merupakan klinik kecantikan dan dermatologi, serta sebagai dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta atau UIN Jakarta.

Mengambil program magister (S2) hukum di Universitas Pakuan (Unpak) Bogor. Sebelumnya dia sudah meraih gelar magister kesehatan di Universitas Padjadjaran pada 2009, Dan menyelesaikan program doktoral di IPB University pada 2017.

4. Aji Jaya Bintara

Aji Jaya Bintara disebut-sebut sebagai orang dekat Prabowo Subianto. Ia juga seorang pengusaha dan intelektual.

Tokoh muda nasional asal Kota Bogor ini memiliki segudang pengalaman penugasan konsultasi internasional (bidang intelijen ekonomi dan perdagangan), memimpin organisasi, dan memiliki bisnis di bidang olahraga dan perikanan.

Pria kelahiran, 1 April 1985 ini tercatat sebagai lulusan magister atau S2 Universitas Indonesia (UI) dengan predikat Cumlaude. Ia juga kandidat doktor di Universitas Pertahanan (Unhan).

5. Sendi Fardiyansyah

Sendi Fardiyansyah saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Kawani Bogor dan baru berusia 34 tahun. Dia tergolong menjadi sosok kandidat paling muda dibanding nama-nama lainnya.

Menjadi Sekretaris Pribadi istri Presiden Joko Widodo, Iriana, sejak tahun 2015. Selama menjadi Sespri Iriana, Sendi memiliki pengalaman delegasi di dalam dan luar negeri.

Sendi Fardiansyah juga merupakan seorang pengusaha, Dia merupakan Founder dan CEO Digimon ID, Owner Sequoia Caffe Garden dan Owner Experience (EXP) Shoes and Sandal.

6. Jenal Mutaqin

Politikus Gerindra, Jenal Mutaqin menjadi salah satu figur yang bakal meramaikan Pilwalkot Bogor 2024.

DPC Partai Gerindra Kota Bogor sepakat untuk mengusung Jenal Mutaqin sebagai bakal calon Wali Kota Bogor pada Pilkada 2024.

Pengusungan Jenal Mutaqin ini berdasarkan hasil rapat konsolidasi dan pleno DPC Partai Gerindra Kota Bogor yang berlangsung di kantor DPC Partai Gerindra Kota Bogor, Jalan Pandu Raya, Kecamatan Bogor Utara.

7. Rusli Prihatevy

Rusli Prihatevy juga menjadi salah satu kandidat yang bakal maju melalui Partai Golkar.

Pria yang menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bogor itu kabarnya sudah menerima surat perintah sebagai calon wali kota dengan nama tunggal yang diserahkan serentak di DPP Golkar seluruh Indonesa.

Di mana, DPP Golkar telah memberikan rekomendasi untuk Pilwakot kepada Rusli Prihatevy.

Dalam klausal penerima rekom tersebut, penugasan utamanya adalah sukses Pemilihan Presiden (Pilpres), dan Pileg 2024.

DPD Kota Bogor sendiri menjadi salah satu partai yang berhasil meningkatkan perolehan suaranya dari 5 kursi menjadi 7 kursi di Pileg 2024. Maka rekom pencalonan sebagai wali kota tersebut mutlak dan tetap.

“Golkar masih menunggu arahan pusat, kami akan informasikan selanjutnya,” singkat Rusli Prihatevy saat dikonfirmasi Radar Bogor.

8. Ibnu Ariebowo Kusumo

Nama Ibnu Ariebowo Kusumo menjadi salah satu kans yang disebut-sebut bakal maju jadi Calon Wali Kota Bogor 2024 melalui Partai Gerindra.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil VII itu kabarnya bakal berebut tiket dengan Jenal Mutaqin untuk maju di Piwalkot 2024.

Ibnu Ariebowo Kusumo lahir di Jakarta pada 30 Juni 1977. Ia tinggal di Kel. Pegangsaan, Kec. Menteng, DKI Jakarta.

9. Dadang Iskandar Danubrata

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata digadang-gadang menjadi calon Wali Kota Bogor 2024.

Dadang Iskandar bukan orang baru di Pilwalkot Bogor. Ia pernah maju sebagai calon Wali Kota Bogor pada 2019 lalu.

Ditanya terkait persiapan maju di Pilwalkot 2024, Dadang mengaku masih menunggu tahapan atas intruksi DPP PDI Perjuangan.

Meski berhasil memperoleh 6 kursi di Pileg 2024, Dadang menegaskan untuk persoalan Pilwalkot, PDIP di seluruh Indonesia diputuskan langsung oleh DPP PDIP dalam hal ini Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“Sekarang kita paling masih dalam tahap buka komukasi antar partai dan mempelajari beberapa kemungkinan,” tandas Dadang Iskandar Danubrata.

10. Eka Maulana

Eka Maulana adalah seorang profesional muda dengan latar belakang sukses di bidang advertising dan creative planning.

Baliho Eka Maulana terpajang di sejumlah titik di wilayah Kota Bogor. Ia menyatakan siap berkompetisi di Pilwalkot Bogor 2024.

Meskipun namanya baru muncul belakangan ini, Eka Maulana bersama timnya optimis dapat memperoleh simpatik dari masyarakat Kota Bogor.

“Saya tidak bemimpi menjadi wali kota. Tetapi, ketika ada dorongan, dukungan, dan bahkan meminta maju, maka saya Bismillah. Tentunya dengan nawaitu demi kemaslahatan Kota Bogor,” kata Eka yang mengusung tagline "membangun tradisi, menciptakan masa depan". ***