POJOKBOGOR.id - Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polresta Bogor mengamankan 7 kilogram ganja yang siap edar. Rencananya 7 kilo ganja yang diamankan Satnarkoba Polresta Bogor akan diedarkan pada malam pergantian tahun.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan pengamanan 7 kilo lebih ganja ini hasil kerjasama antara Satnarkoba Polresta Bogor Kota bersama bea Cukai Kota Bogor.
Tak hanya dengan pihak bea cukai, pihaknya juga berkerjasama dengan tim ekspedisi untuk mengamankan ganja seberat 7 kilogram.
Baca Juga: Bawaslu Panggil Camat Hingga Lurah se-Kabupaten Bogor
Sehingga berhasil mengungkap pelaku di balik yang order ataupun yang akan mengedarkan ataupun pemilik dari 7 kg ganja.
"Ini sedianya 7 kilogram ganja ini akan digunakan untuk tahun baru di Kota Bogor, sehingga dengan berhasil kita ungkap, kita tangkap pelakunya, kita amankan ganja tersebut, dengan demikian kita menyelamatkan kurang lebih 10. 000 jiwa," ujar Kombes Pol Bismo kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Mako Muslihat, Senin (18/12/2023).
Menurut Kombes Pol Bismo, awal mula pengungkapan 7 kilo ganja sendiri ketika barang tersebut sampai ke gudang ekspedisi di daerah Ciseeng, Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Besok Dibuka, Jembatan Otista Diklaim Kuat Hingga 100 Tahun
"Kemudian kami melaksanakan pengecekan bersama-sama.Dan memang betul bahwa itu adalah narkotika jenis ganja. Dan saat itu, kami bersama tim, ekspedisi, bea cukai, kami mengantarkan delivery ke sesuai alamat," ucap Bismo.
Namun, lanjut Bismo, Ternyata, tersangka meminta bertemu dijalan diwilayah Ciampea. Pada saat di Ciampea tersangka sudah menunggu dan akhirnya kita tangkap.
"Barang tersebut dikirim dari medan," ucap Bismo.
Baca Juga: Pengendara Vespa Ditemukan Tewas dalam Jurang
Sementara itu, Kepala Satuan Narkoba (Kasat Narkoba) Kompol Eka Chandra menjelaskan ada 3 orang yang diamankan dari pengamanan 7 kilo ganja yang akan diedarkan di malan pergantian malan tahun baru. Ketiga orang tersebut merupakan warga Bogor, yaitu F, JS, dan FF.
"Awalnya kita menangkap 1 Kilo dulu dengan modus yang sama, pengiriman dari medan, setelah itu kita mendapatkan informasi juga yang cukup besar 80 kilo gram, tapi itu udah diamankan terlebih dahulu sebelum dikirim, sudah diamankan BNN Aceh," ucap Kompol Eka Chandra.
Terus, lanjut Kompol Eka Chandra, ada lagi pengiriman ke wilayah Bogor, baru pihaknya mengamankan di wilayah Ciseeng.
Baca Juga: Bocah 1 Tahun Tewas usai Tercebur ke Saluran Irigasi
"Jadi total 7 kilo gram yang kita amankan dengan jaringan yang sama," tutup Kompol Eka Chandra.


