POJOKBOGOR.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah membuat kajian resiko kendaraan berat yang melintas di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor.
Adapun, kajian ini sendiri dilakukan imbas tebingan setinggi 25 meter yang berada di Jalan Raya Tajur, tepatnya di RT 03/07, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor itu longsor pada Sabtu, (4/11) malam.
"Ya kalau ditutup itu berat sekali ya. Kita sudah sampaikan kalau ditutup total kan tidak mungkin," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim kepada wartawan, belum lama ini.
Baca Juga: Lahan Huntap di Cigudeg dan Sukajaya kini Milik Pemkab Bogor
Menurut dia, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah melakukan kajian terkait sebetapa seberapa besar resiko dari bencana longsor tersebut ketika dilintasi kendaraan berat.
"Kalau kemudian mobil tonase berat, (seperti) bis dan sebagainya bagaimana ini? Apa kita arahkan ke jalan tol atau seperti apa ini masih dalam proses penelaahan dan pengkajian singkat," ucapnya.
Wakil Wali Kota Bogor memprediksi kajian resiko kendaraan melintas di Jalan Raya Tajur akan selesai pada Senin, 6 November 2023.
"Mudah-mudahan Senin atau Selasa sudah ada, nanti kita putuskan bagaimana penanganan selanjutnya," ucap Dedie A Rachim.
Meski begitu, diakui Wakil Wali Kota Bogor, Pemkot Bogor melalui DPUPR Kota Bogor telah berkomunikasi dengan Balai Besar Jalan Jawa Barat terkait penanganan tebing longsor tersebut.
"Kadis PU (DPUPR) sudah berkomunikasi dengan Balai Besar meminta juga untuk penanganan segera, tapi tentu ada prosedur yang harus ditempuh yang kurang lebih mirip lah kalau misalnya ada suatu bencana di Kota Bogor," imbuh dia.
Baca Juga: Hasil Lelang Jabatan Terbuka di Kabupaten Bogor
"Nah ini membutuhkan sedikit waktu karena belum lama kita meminta juga penanganan longsor yang di area Ramayana, minta waktu, jadi intinya sih tentu ini kewenangan sesuai dengan wilayah dan kita sudah meminta tinggal menunggu waktu bagaimana nanti eksekusinya seperti apa," tandas Dedie A Rachim.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kota Bogor pada Sabtu (4/11) sore mengakibatkan bencana longsor di RT 3 RW 7, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan. ***


.webp)
