POJOKBOGOR.id - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bogor, menyalurkan 60 ribu butir telur, untuk mendorong percepatan pengentasan stunting.
Ribuan butir telur itu dibagikan ke 12 kecamatan yakni Sukajaya, Cigudeg, Jasinga, Sukaraja, Caringin, Cibungbulang, Cisarua, Leuwisadeng, Leuwiliang, Pamijahan, Klapanunggal dan Kecamatan Sukamakmur.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Abdul Somad menjelaskan, bantuan telur ini merupakan CSR dari Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor.
Baca Juga: TP-PKK Kabupaten Bogor Salurkan 60 Ribu Butir Telur bantu Penanganan Stunting
Telur tersebut sengaja diserahkan ke TP-PKK karena pihaknya percaya PKK Kabupaten Bogor bisa mendistribusikan telur tersebut sesuai dengan target dan sasarannya.
“Kami berterima kasih karena kami percaya PKK Kabupaten Bogor bisa mendistribusikan bantuan program penanganan stunting ini, karena PKK juga memang sedang fokus pada penanganan stunting. Mudah-mudahan bermanfaat dan kerjasama ini bisa terus berlanjut,” tandasnya.
Sementara Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor, Halimatussadiyah Iwan menjelaskan, 12 kecamatan itu merupakan wilayah yang difokuskan untuk penanganan stunting, yang tersisa 1,59 persen atau 6.231 anak.
Baca Juga: Polsek Klapanunggal terima Laporan dari Perempuan Korban Perkosaan
"Ini untuk membantu pemenuhan gizi dalam penanganan stunting. Karena stunting bisa dicegah juga lewat pemberian makanan tambahan. Telur memiliki protein tinggi untuk meningkatkan berat badan balita," kata Halimatussadiyah, Senin (16/10).
TP-PKK bekerja sama dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan dalam menyalurkan telur tersebut. Diharapkan, bantuan telur ini bisa membantu dalam pengentasan stunting.
"Dengan meningkatkan nutrisi, kemampuan otak balita juga akan berkembang, sehingga stunting juga akan menurun," kata istri Bupati Iwan Setiawan itu.
Baca Juga: Pipa Milik Perumda Tirta Pakuan Sengaja Dirusak, Ribuan Pelanggan Bakal Terdampak
Nantinya, Ketua TP PKK Kecamatan yang juga sebagai ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) akan menetukan desa yang memiliki kerawanan stunting sebagai lokus intervensi stunting.
Halimatussadiyah Iwan menegaskan, penanganan stunting oleh TP PKK tak akan berhenti sampai di sini. Pihaknya akan terus membangun sinergi dan kolaborasi untuk mengentaskan stunting di Bumi Tegar beriman.
“Saya berharap kegiatan seperti ini akan terus berlanjut. Saya memberikan apresiasi kepada Perumda Tirta Kahuripan dan semoga kerjasama seperti ini akan terus terjalin dalam rangka menuntaskan program Pemkab Bogor dengan new zero stunting di Kabupaten Bogor. ***


.webp)
