POJOKBOGOR.id - Kesadaran masyarakat Kabupaten Bogor dalam mengonsumsi sayur dan buah, masih terbilang rendah. Dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat, Kabupaten Bogor menduduki peringkat 25.
Berdasarkan data Survey Sosial Ekonomi Nasional (Sesenas) pada 2024, nilai Pola Pangan Harapan (PPH) masyarakat Kabupaten Bogor hanya 87,12 atau peringkat ke-25 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Berdasarkan data itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mencanangkan gerakan SEHAT atau Sarapan Endah Hasil Alam Tanah Sunda. Gerakan itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengomsumsi sayur, buah dan umbi-umbian.
"Komoditas sayur, buah dan umbi-umbian, saat ini justru menjadi penyumbang limbah makanan terbesar. Maka Pak Bupati meluncurkan gerakan SEHAT ini," kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Zaenal Ashari.
Dalam program SEHAT, menghadirian gerakan konsumsi tematik berbasis hari. Seperti Selasa Masasi ayau Mari Santap Singkong, Rabu Cihui atau Cinta Hui, Jumat SORI TU SAY BU atau Sok Ririungan Tuang Sayur Buah.
Lewat inisiatif ini, Pemkab Bogor ingin menanamkan budaya makan pangan lokal yang beragam, sehat dan minim limbah.
Baca Juga: Tak Tinggal Diam, DLH dan Pemkab Bogor Gerak Cepat Atasi Sampah Liar di Sekitaran Sukaraja
Menurut Zaenal, Bupati Bogor menegaskan bahwa kesuksesan program ini bertumpu pada tiga pilar utama yaitu pertama edukasi, melalui talk show dan demo olahan pangan lokal bersama para pakar.
Kedua melalui Inovasi, melalui peluncuran fitur Piring Berbagi dalam aplikasi Ngupahan, yang memungkinkan masyarakat mengakses sayur, buah, dan umbi gratis.
Dan ketiga yaitu Kolaborasi, dukungan aktif dari TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan, kader ketahanan pangan dan pelaku usaha lokal.
Baca Juga: Serunya Berenang di Bogor, Berikut Rekomendasi Tempat dengan Kolam Air Jernih dan View Keren
"Makan bukan sekadar kenyang, tapi adalah investasi kesehatan dan kecerdasan generasi mendatang. Persoalan bukan pada ketersediaan pangan, melainkan pada kesadaran dan kebiasaan konsumsi masyarakat," katanya. ***



