BOGOR.POJOKSATU.id - Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyerukan pentingnya menanamkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air, terutama kepada generasi muda.

Seruan tersebut ia sampaikan saat memimpin upacara peringatan Harkitnas tingkat Kabupaten Bogor yang berlangsung di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Selasa (20/5).

Pada kesempatan ini, Rudy juga menyampaikan pesan dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, yang menekankan bahwa arah pembangunan nasional haruslah berpihak kepada rakyat serta menjunjung prinsip keadilan dan kesetaraan.

Pembangunan tak sekadar mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi harus mampu menciptakan kesejahteraan nyata yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Upacara Harkitnas kali ini juga menjadi momen penting dengan dilakukannya penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Politeknik Siber dan Sandi Negara.

Kerja sama ini meliputi pelaksanaan program praktik kerja lapangan, penelitian, hingga kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di lingkungan Pemkab Bogor.

Selain itu, acara ini turut dimeriahkan penampilan drum corps Gala Paroksharta dari Politeknik Siber dan Sandi Negara.

Sejumlah tokoh dan pejabat hadir dalam upacara tersebut, antara lain Direktur Politeknik Siber dan Sandi Negara Laksamana Pertama TNI Ir. Arnoldus Triono, Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 0621, Kepala Kejaksaan Negeri, serta perwakilan Forkopimda.

Tampak pula Sekda dan sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan, keagamaan, dan tokoh masyarakat.

Dalam pidatonya, Rudy menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan para pendahulu bangsa harus terus hidup di tengah masyarakat.

Ia menyatakan bahwa generasi muda, termasuk siswa-siswa dari Sekolah Sandi Negara, adalah penerus bangsa yang memiliki semangat kebangsaan tinggi serta cinta tanah air yang kuat.

“Saya percaya bahwa anak-anak muda saat ini, termasuk yang sedang menempuh pendidikan di lembaga strategis seperti Sekolah Sandi Negara, memiliki semangat nasionalisme yang besar. Mereka adalah harapan kita dalam menjaga persatuan dan kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Rudy juga menyampaikan bahwa dirinya berkomitmen memimpin Kabupaten Bogor dengan semangat kolaboratif, penuh integritas, dan berlandaskan semangat kebangsaan.

Ia menjabarkan berbagai kebijakan strategis serta capaian pembangunan yang telah diraih, meskipun tetap menghadapi sejumlah tantangan.

Dalam penyampaian amanat Menteri Komdigi, Rudy menekankan pentingnya pembangunan yang berpijak pada kebutuhan riil masyarakat. Menurutnya, upaya membangun bangsa tidak harus selalu megah, tetapi harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan paling mendasar rakyat.

“Dalam masa awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, segala langkah pembangunan dimulai dari hal-hal yang dekat dengan rakyat, seperti jaminan pangan, rasa aman, dan ketenangan hidup sehari-hari,” katanya.

Rudy menambahkan bahwa melalui semangat Hari Kebangkitan Nasional, bangsa Indonesia diingatkan kembali akan arah perjuangannya.

Pemerintah saat ini telah menetapkan Asta Cita sebagai pedoman strategis pembangunan nasional, yang berisi delapan misi besar untuk menghadirkan transformasi yang benar-benar berdampak positif bagi kehidupan rakyat.

“Mari kita rawat semangat kebangkitan ini seperti akar pohon yang tumbuh ke dalam tanah: diam-diam, tidak mencolok, namun kuat menopang kehidupan. Semangat ini tidak selalu tampak, tetapi menjadi kekuatan utama bangsa dalam menghadapi masa depan,” ucapnya penuh semangat.

Ia menutup sambutan dengan ajakan untuk terus melangkah bersama dalam kebersamaan dan keyakinan, membangun Indonesia yang lebih tangguh, adil, dan berperikemanusiaan.

“Bangkit yang sejati adalah bangkit yang tumbuh dari nilai-nilai luhur, dari keberanian untuk menjaga keadilan, dan dari komitmen untuk menghadirkan kesejahteraan yang nyata. Mari kita bergerak bersama menuju masa depan Indonesia yang lebih gemilang,” tutup Rudy. ***