BOGOR.POJOKSATU.id – Bogor menjadi salah satu wilayah yang paling sering dilanda bencana cuaca ekstrem di Jawa Barat sepanjang tahun 2025.

Dari total sedikitnya 788 kejadian cuaca ekstrem yang tercatat di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, Kabupaten Bogor menjadi penyumbang kejadian paling besar.

Kabupaten Bogor sendiri mencatat sekitar 27,5 persen dari seluruh kejadian cuaca ekstrem di Jawa Barat selama setahun.

Artinya, lebih dari seperempat kejadian cuaca ekstrem di provinsi tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Bogor.

Angkanya semakin mencolok apabila data Kabupaten Bogor digabung dengan Kota Bogor.

Secara keseluruhan, kawasan Bogor mencatat 281 kejadian cuaca ekstrem sepanjang 2025.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 36 persen dari total kejadian cuaca ekstrem di Jawa Barat.

Data kejadian cuaca ekstrem berdasarkan kabupaten dan kota tersebut tercatat dalam basis data kebencanaan BPBD Jawa Barat yang dihimpun setiap tahun.

Konsentrasi kejadian juga terlihat pada tiga daerah dengan catatan tertinggi, yakni Kabupaten Bogor, Kabupaten Karawang dan Kota Bogor.

Ketiga wilayah tersebut secara bersama-sama menyumbang hampir separuh dari seluruh kejadian cuaca ekstrem yang tercatat di Jawa Barat sepanjang 2025.

Tingginya kejadian menjadi pengingat bahwa wilayah Bogor memiliki tingkat kerawanan besar terhadap bencana hidrometeorologi.

Cuaca ekstrem dapat memicu berbagai dampak, mulai dari pohon tumbang, kerusakan rumah, banjir hingga longsor.

Sepanjang 2025, BPBD dan BNPB beberapa kali mencatat kejadian hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Bogor yang mengakibatkan rumah warga mengalami kerusakan dan pohon tumbang.

Kondisi geografis, curah hujan tinggi, kepadatan penduduk hingga pembangunan di kawasan rawan menjadi faktor yang membuat mitigasi bencana semakin penting.

Masyarakat pun perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat, angin kencang maupun potensi cuaca ekstrem.***