BOGOR, POJOKSATU.id - Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, berpeluang memiliki akses jalan tol yang terhubung langsung dengan jaringan jalan menuju Jakarta.
Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bogor tengah menjajaki rencana pengembangan konektivitas Tol Depok-Antasari (Desari) melalui kawasan Salabenda hingga menjangkau Rancabungur.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan transportasi dan meningkatkan aksesibilitas wilayah Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah melakukan komunikasi dengan pihak pengembang jalan tol terkait peluang pembangunan akses tersebut.
Hal itu disampaikan Rudy saat berdialog dengan Radar Bogor di Pendopo Bupati Bogor pada Rabu (21/10/2026).
Menurut Rudy, salah satu pihak yang telah diajak berkomunikasi adalah pengusaha sekaligus pengembang jalan tol Mohammad Jusuf Hamka, yang dikenal dengan sapaan Babah Alun.
Pembahasan tersebut berkaitan dengan kemungkinan pengembangan jaringan tol agar dapat memberikan akses transportasi lebih luas bagi masyarakat Bogor.
Dari komunikasi yang telah dilakukan, Rudy menyebut terdapat kesepahaman awal mengenai rencana pengembangan konektivitas jalan tol tersebut.
Pengembangan jaringan tol ini ditargetkan dapat terealisasi pada 2028.
Apabila rencana tersebut terlaksana, masyarakat Rancabungur dan wilayah sekitarnya berpotensi memperoleh alternatif akses perjalanan menuju Jakarta melalui jaringan jalan tol.
Kehadiran akses baru juga diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat serta membuka peluang pengembangan ekonomi di kawasan yang terhubung.
Meski demikian, proyek tersebut masih berada dalam tahap penjajakan dan belum dapat dipastikan jadwal pembangunan fisiknya.
Informasi mengenai trase akhir, kebutuhan lahan, nilai investasi, serta tahapan pelaksanaan proyek juga belum dijelaskan secara terperinci.
Karena itu, target realisasi pada 2028 masih perlu menunggu perkembangan perencanaan dan keputusan dari pihak-pihak terkait.
Rencana konektivitas Tol Desari menuju Rancabungur menjadi salah satu agenda pengembangan infrastruktur yang menarik untuk diikuti masyarakat Kabupaten Bogor.



