POJOKSATU.id, BOGOR - Ketua Umum DPP Gerindra yang juga Presiden terpilih Prabowo Subianto memiliki kepedulian yang cukup tinggi terhadap kabupaten Bogor, termasuk rencana pemekaran Kabupaten Bogor menjadi tiga wilayah.
Rencananya, Kabupaten Bogor akan dimekarkan menjadi Kabupaten Bogor, Kabupaten Bogor Barat, dan Kabupaten Bogor Timur.
Kepedulian Prabowo Subianto terhadap rencana pemekaran Kabupaten Bogor disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto.
Baca Juga: Tawuran Remaja Bersenpi di Klapanunggal, Pengguna Jalan jadi Korban Salah Tembak
Bakal calon Bupati Bogor 2024 - 2029 dari Partai Gerindra ini mengatakan Prabowo sangat peduli terhadap permasalahan yang ada di Kabupaten Bogor.
Menurut Rudy, Prabowo yang tinggal di Kabupaten Bogor tidak ingin permasalahan strategis di Kabupaten Bogor tidak berlarut-larut dan bisa diselesaikan secepatnya.
"Permasalahan-permasalahan strategis yang tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah Kabupaten Bogor butuh perpanjangan tangan pemerintah pusat, pemerintah provinsi. Pak Prabowo Subainto sudah menyampaikan prioritas Kabupaten Bogor," ucap Rudy dalam program "MauNyoblos" di kantor Pojoksatu.id, pekan lalu.
Prabowo, kata Rudy, menganggap Kabupaten Bogor sebagai halaman rumahnya. Karena itu, Prabowo menginginkan agar permasalahan yang ada di halaman rumahnya diselesaikan, salah satunya pemekaran wilahan.
Pria yang tinggal di bukit Hambalang Kabupaten Bogor itu pernah menanyakan masalah pemekaran wilayah kepada Rudy Susmanto.
"Rud, itu kok ribut terkait pemekaran Bogor Barat, Bogor Timur," kata Rudy menirukan ucapan Prabowo kepadanya.
"Kami jelaskan, Pak tahapan pemakaran wilayah memang ini bukan sesuatu hal yang luar biasa, tetapi ini memang sesuatu hal yang wajib harus segera direalisasikan. Itu menurut kami dan menurut masyarakat Kabupaten Bogor," jawab Rudy.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah Kabupaten Bogor sudah menempuh tahapan-tahapan untuk melakukan pemakaran wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur. Tahapan itu sudah sampai di tingkat provinsi Jawa Barat.
"Kuncinya hari ini hanya satu, mencabut moratorium di pemerintah pusat," tegas Rudy.
"Kita sudah sampaikan ke Pak Prabowo Subianto, jawabannya adalah selama itu yang dikehendaki di masyarakat dan itu untuk kebaikan masyarakat, kita harus prioritaskan, tapi tentunya berikan pemerintah waktu dan ruang untuk mengambil sebuah kebijakan supaya sesuai dengan yang dikehendaki oleh masyarakat," jelas Rudy.
Rudy menyatakan siap mengawal pemekaran Bogor Barat dan Bogor Timur jika terpilih menjadi Bupati Bogor 2024.
"Jadi pada saat Allah berkehendak, masyarakat memberikan mandat kepada saya sebagai Bupati Bogor periode 2024 - 20029 ya tentunya langkah gerak saya adalah sesuai dengan yang dikehendaki dan dibutuhkan masyarakat Kabupaten Bogor," jelas Rudy.
Salah satu keuntungan Kabupaten Bogor saat ini yakni Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto berasal dari Bogor. Prabowo dipastikan akan memberikan perhatian untuk Bogor.
"Hari ini masyarakat Kabupaten Bogor diuntungkan punya orang tua, punya Bapak Bangsa yang tinggalnya di Kabupaten Bogor, tinggalnya di desa Bocongkoneng Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, namanya Pak Prabowo Subianto, presiden terpilih yang akan dilantik pada bulan Oktober 2024," katanya.
Peraih suara terbanyak pada Pileg 2024 Kabupaten Bogor ini mengatakan Kabupaten Bogor memiliki tantangan tersendiri, yakni luas wilayah dan jumlah pendidik.
Kabupaten Bogor terdiri dari 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan. Jumlah penduduknya sebanyak 5,6 juta jiwa.
"Yang dikehendaki Pak Prabowo hari ini, beliau tidak ingin di halaman rumahnya melihat rakyat miskin, beliau ingin di halaman rumahnya tidak ada pengangguran yang cukup tinggi, beliau ingin di halaman rumahnya ada percepatan pembangunan dan pemerataan pembangunan," ujar Rudy.
"Beliau paling konsen terhadap satu pendidikan di Kabupaten Bogor, beliau ingin anak-anak kita dari PAUD, SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi negeri mendapatkan hak pendidikan yang setara, yang sama, tidak dibeda-bedakan antara kaya miskin, pintar atau agak pintar," tandas Rudy Susmanto. ***



