BOGOR.POJOKSATU.id – Warga kawasan Pandawa, Desa Jagabaya, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, dibuat geger oleh dugaan aksi baku tembak antarkelompok pada Rabu, 9 September 2026.
Peristiwa tersebut disebut-sebut dipicu persoalan sengketa lahan yang melibatkan dua kelompok.
Suasana di lokasi sempat mencekam setelah terdengar dugaan suara tembakan di tengah keributan.
Dalam video yang beredar di masyarakat, tampak sejumlah orang berada di sekitar lokasi kejadian.
Seorang pria juga terlihat tergeletak di area tersebut dan diduga mengalami luka akibat tembakan.
Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai identitas korban maupun kondisi terkini yang bersangkutan.
Belum diketahui pula secara pasti berapa orang yang terlibat dalam insiden tersebut.
Polisi langsung bergerak ke lokasi setelah menerima informasi mengenai kejadian itu.
Berdasarkan laporan taktis operasional petugas di lapangan, fokus utama kepolisian adalah mengamankan lokasi agar tidak terjadi bentrokan susulan.
Aparat juga melakukan penjagaan di sejumlah titik yang dinilai rawan.
Selain pengamanan, polisi mulai mengumpulkan keterangan dari saksi dan sejumlah pihak yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kelompok yang terlibat sekaligus mendalami penyebab pasti keributan.
Dugaan awal mengarah pada persoalan perebutan atau sengketa lahan.
Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman dan belum menyampaikan kesimpulan akhir terkait motif maupun pihak yang bertanggung jawab.
Petugas juga masih menelusuri dugaan penggunaan senjata api dalam bentrokan tersebut.
Saat ini, kepolisian memastikan situasi di kawasan Pandawa, Desa Jagabaya, sudah berhasil dikendalikan.
Warga diminta tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi dan tidak menyebarkan potongan video yang dapat memicu spekulasi baru.
Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap secara terang kronologi, kelompok yang terlibat, serta memastikan ada atau tidaknya tindak pidana dalam peristiwa tersebut. ***



