POJOKBOGOR.id - Masyarakat di beberapa wilayah Kabupaten Bogor, mulai mengalami krisis air bersih. Pemerintah Kabupaten Bogor, telah mendistribusikan ratusan ribu liter air bersih kepada warga terdampak musim kemarau.

Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengungkapkan, kekeringan hingga menyebabkan warga sulit mendapat air bersih, terjadi 53 titik tersebar di 25 desa dari 15 kecamatan.

Menurut Asmawa Tosepu, hujan yang melanda beberapa hari belakangan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di wilayah yang mengalami krisis air bersih.

Baca Juga: Ijtima Ulama Kabupaten Bogor, Masyarakat Diminta Berperan aktif dalam Pilkada 2024

"Paling terdampak memang di timur seperti Kecamatan Jonggol. Alhamdulillah beberapa hari inu hujan meski tidak merata semoga bisa meringankan masyarakat dalam mengakses air bersih," kata Asmawa Tosepu, Rabu 11 September 2024.

Menurutnya, selama musim kemarau tahun ini, Pemkab Bogor melalui BPBD telah mendistribusikan sekitar 410 ribu liter air bersih ke wilayah krisis air.

Asmawa menegaskan, Pemkab Bogor akan selalu siap melayani dan memenuhi permintaan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan dengan mudah bisa mengajukan permintaan ke layanan hotline kegawatdaruratan 112.

Baca Juga: Pj Bupati Bogor Harapkan 83 Persen Warga Gunakan Hak Pilih pada Pilkada 2024

“Untuk pengiriman distribusi air bersih, kapanpun masyarakat membutuhkan kita siap. Karena kami sudah kerjasama dengan PDAM dan PDAM sudah siap untuk memberikan suplai air dan mendistribusikannya ke wilayah-wilayah kekeringan," tegas Asmawa.

Asmawa juga memastikan, distribusi air tidak dikenakan pungutan biaya apapun dan hanya perlu menghubungi lewat pemerintah desa setempat, lalu desa mengirim surat ke BPBD dengan tembusan kecamatan. ***