POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto meningkatkan status Klinik Utama Rawat Jalan Parung menjadi Klinik Utama Rawat Inap (KURI) Parung.

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan layanan kesehatan berkualitas dan mudah diakses bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya di utara Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga: Potensi Tsunami Besar Ancam Indonesia Dalam Megathrust, Pakar Jepang Beri Peringatan!

“Derajat kesehatan adalah hak setiap manusia. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus hadir dan memastikan pelayanan kesehatan dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh warga, tanpa terkecuali,” ujarnya.

Bupati Rudy menambahkan, pelayanan kesehatan yang prima, didukung fasilitas yang memadai, merupakan fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, maju dan sejahtera.

"Alhamdulillah hari ini kita meresmikan Klinik Utama Rawat Inap Parung, yang sebelumnya merupakan Klinik Utama Rawat Jalan," katanya.

Baca Juga: Masjid Nurul Wathon Dipaksa jadi Lokasi Refleksi Akhir Tahun Pemkab Bogor

Perlu diketahui, KURI Parung kini dilengkapi fasilitas rawat inap yang memadai yakni Ruang Dr Leimena: Rawat inap laki-laki dengan 10 tempat tidur.

Ruang Cut Nyak Dien: Rawat inap perempuan dewasa dengan 4 tempat tidur. Ruang Ade Irma Suryani: Rawat inap anak dengan 6 tempat tidur dan Instalasi Gawat Darurat (IGD): 4 tempat tidur, sehingga total kapasitas mencapai 24 unit.

Klinik ini juga didukung 28 perawat profesional yang siap memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.

Baca Juga: Cekcok Kadus dan Warga di Bojonggede Viral, Camat Beberkan Kronologinya

Transformasi ini menjadi langkah strategis pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan layanan kesehatan berkualitas yang mudah diakses bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya wilayah Parung dan sekitarnya.

Rudy mengapresiasi kepada Dinas Kesehatan, perangkat daerah terkait, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari penyelesaian perizinan hingga memastikan kesiapan operasional, sehingga Klinik Utama Rawat Inap Parung dapat diresmikan.

"Semoga layanan kesehatan tingkat lanjut bagi masyarakat semakin efektif, efisien, dan terjangkau, serta memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegas Rudy.

Baca Juga: Uji Coba Trem Listrik di Kota Bogor Siap Mengaspal Pada Tahun 2026

Kepala Dinkes Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty menjelaskan, Klinik Utama Rawat Inap Parung kini telah memiliki unit gawat darurat yang beroperasi 24 jam, serta 20 tempat tidur rawat inap yang terdiri dari 14 ruang dewasa dan 6 ruang anak-anak.

Layanan klinik yang tersedia meliputi kebidanan dan kandungan, penyakit dalam, anak, paru, bedah umum, gigi, dan klinik umum.

Selain itu, fasilitas penunjang berupa radiologi, laboratorium, farmasi, dan gizi juga telah siap untuk memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.

Baca Juga: Tak Bersisa! Kejari Kabupaten Bogor Bakar Sabu, Ganja, sampai Ribuan Obat Keras dari 100 Perkara Inkrah

Klinik ini didukung oleh 66 tenaga kesehatan dan non-kesehatan, sehingga mampu melayani masyarakat dari tujuh kecamatan di wilayah Parung dan Bogor Utara, yakni Parung, Gunung Sindur, Ciseeng, Tulurhalang, Bojonggede, Kemang dan Rancabungur.

"Semoga peresmian KURI Parung diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keterjangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor," jelasnya. ***