BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Bogor mulai mematangkan rencana pengembangan transportasi ramah lingkungan dengan menggandeng PT Industri Kereta Api (INKA) untuk melakukan uji coba trem listrik pada tahun 2026.
Moda transportasi baru ini direncanakan hadir di kawasan pusat kota sebagai alternatif angkutan massal yang modern dan berkelanjutan.
Tahap awal uji coba akan dilakukan di lintasan sekitar Stasiun Bogor hingga kawasan Alun-alun Kota Bogor.
Jalur tersebut dipilih sebagai lokasi percontohan karena merupakan salah satu titik dengan aktivitas mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.
Uji coba ini menjadi langkah awal sebelum pemerintah mengembangkan jaringan trem listrik dalam skala yang lebih luas.
Pada fase awal, lintasan trem listrik yang diuji coba direncanakan memiliki panjang sekitar 450 meter.
Jalur pendek ini difungsikan sebagai tahap pengenalan teknologi trem listrik sekaligus sarana evaluasi aspek teknis, operasional, dan kesiapan infrastruktur pendukung di kawasan perkotaan.
Melalui uji coba ini, Pemkot Bogor bersama PT INKA akan menilai berbagai aspek, mulai dari efektivitas operasional, keamanan, hingga respons masyarakat terhadap kehadiran trem listrik.
Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar pengambilan keputusan untuk pengembangan jalur trem berikutnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Bogor menargetkan pembangunan jalur trem listrik dengan panjang mencapai 7 hingga 8 kilometer.
Jalur tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak titik strategis di pusat kota, sekaligus menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan dan menekan emisi kendaraan bermotor.
Dengan hadirnya trem listrik, Pemkot Bogor berharap sistem transportasi perkotaan dapat semakin terintegrasi, nyaman, dan ramah lingkungan, serta mendukung wajah baru transportasi publik di Kota Bogor pada masa mendatang. ***



