BOGOR.POJOKSATU.id – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai BPNT atau Program Sembako Triwulan III 2026 mulai menjadi perhatian Keluarga Penerima Manfaat di berbagai daerah.
Bantuan untuk alokasi Juli, Agustus dan September tersebut bernilai Rp200 ribu per bulan atau mencapai Rp600 ribu apabila disalurkan sekaligus untuk tiga bulan.
Informasi yang beredar di kalangan KPM menyebut pencairan mulai terpantau di sejumlah kabupaten dan kota.
Untuk wilayah Pulau Jawa, beberapa daerah yang disebut mulai menerima pencairan antara lain Kabupaten Bogor, Brebes, Garut, Jember, Sumenep, Banyumas, Kebumen, Cilacap, Gunungkidul, Ciamis, Pandeglang, Jepara, Sleman, Kendal dan Serang.
Selain itu, Kota Kediri, Kota Tegal, Kota Madiun dan Kota Cilegon juga disebut masuk dalam laporan pencairan yang beredar.
Di Sumatera, laporan antara lain berasal dari Lampung Timur, Lampung Utara, Tanggamus, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu Timur, Simalungun, Serdang Bedagai, Pesawaran, Way Kanan, Musi Rawas, Rokan Hilir, Rokan Hulu hingga Pasaman Barat.
Sejumlah daerah di Sulawesi dan Kalimantan juga disebut mulai mengalami pergerakan pencairan.
Namun, KPM perlu memahami bahwa informasi pencairan setiap daerah dapat berubah karena penyaluran dilakukan secara bertahap.
Kemensos secara resmi menyatakan penyaluran BPNT Triwulan III periode Juli–September 2026 memang sedang berlangsung dan ditargetkan tuntas pada Agustus 2026.
Meski demikian, daftar lebih dari 150 daerah yang beredar tersebut sebaiknya dijadikan informasi awal, bukan patokan bahwa seluruh KPM di daerah itu sudah menerima dana.
Bisa saja sebagian penerima sudah menerima saldo, sementara KPM lainnya masih menunggu giliran penyaluran.
Karena itu, penerima disarankan mengecek status bansos masing-masing melalui kanal resmi Kemensos dan melakukan pengecekan saldo KKS secara berkala. ***



