BOGOR.POJOKSATU.id – Anggaran pengadaan videotron di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan publik setelah nilainya disebut mencapai Rp1.086.384.750 atau lebih dari Rp1 miliar.

Besarnya anggaran tersebut memunculkan beragam pertanyaan dari masyarakat, terutama terkait urgensi, spesifikasi, lokasi pemasangan hingga manfaat langsung videotron bagi warga Kecamatan Kemang.

Pasalnya, anggaran lebih dari Rp1 miliar dinilai bukan jumlah kecil. Publik berharap penggunaan anggaran pemerintah dapat dilakukan secara transparan serta benar-benar mempertimbangkan kebutuhan prioritas masyarakat.

Sorotan semakin ramai setelah sejumlah netizen membandingkan rencana pengadaan videotron tersebut dengan kondisi infrastruktur dan permukiman warga di beberapa wilayah Kemang.

Menurut mereka, masih terdapat sejumlah ruas jalan di kawasan tersebut yang kondisinya membutuhkan perhatian pemerintah.

“Jalanan di kampungnya ajah masih banyak rusak jirrr,” tulis salah seorang netizen menanggapi informasi mengenai anggaran videotron tersebut.

Netizen lainnya bahkan menyoroti kondisi masyarakat yang tinggal tidak jauh dari pusat pemerintahan Kecamatan Kemang.

“Mohon maaf nih, coba deh para pejabat liat tuh ke kampung yang ada di belakang Kecamatan Kemang, disitu masih ada rumah warga yang terbuat dari anyaman kayu sama tempat BAB-nya di luar rumah, perhatikan juga dong,” tutur netizen.

Ada pula komentar singkat yang mempertanyakan nilai pengadaan tersebut.

“Itu mah bukan videotron,” ungkap seorang netizen.

Beragam komentar tersebut menggambarkan adanya tuntutan agar pemerintah tidak hanya terbuka mengenai nilai anggaran, tetapi juga menjelaskan secara detail alasan dan manfaat pengadaan tersebut.

Masyarakat dinilai berhak mengetahui spesifikasi videotron, lokasi pemasangan, tujuan penggunaannya, hingga dampak yang diharapkan setelah fasilitas tersebut beroperasi.

Transparansi penggunaan anggaran publik menjadi penting agar setiap program pemerintah dapat dipahami masyarakat dan tidak menimbulkan persepsi adanya ketimpangan prioritas pembangunan.

Hingga informasi ini ramai diperbincangkan, diperlukan penjelasan resmi dari pihak Kecamatan Kemang maupun instansi terkait mengenai rincian dan dasar pengadaan videotron senilai lebih dari Rp1 miliar tersebut. ***