BOGOR.POJOKSATU.id - Warga RW 07, Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, mengeluhkan kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Kondisi tersebut disebut telah berlangsung sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari kebutuhan memasak, mandi, mencuci, hingga keperluan sanitasi.

Menurut keterangan warga, di wilayah tersebut sebenarnya telah tersedia layanan PAM Desa yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Namun, hingga saat ini layanan tersebut dikabarkan belum berfungsi sebagaimana mestinya sehingga belum mampu mengatasi persoalan yang dihadapi warga.

Akibat kondisi tersebut, sebagian warga terpaksa mencari sumber air dari lokasi lain atau menghemat penggunaan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat musim kemarau, persoalan ini disebut semakin terasa karena debit air dari sumber yang ada ikut menurun.

Sejumlah warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah desa maupun instansi terkait agar permasalahan ini dapat segera ditangani.

Mereka menginginkan evaluasi terhadap kondisi jaringan PAM Desa serta langkah konkret untuk memastikan fasilitas tersebut dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain perbaikan infrastruktur, warga juga berharap adanya distribusi bantuan air bersih apabila kondisi kekeringan terus berlangsung.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meringankan beban masyarakat sambil menunggu solusi jangka panjang terhadap persoalan pasokan air di wilayah mereka.

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat.

Karena itu, warga berharap keluhan yang mereka sampaikan dapat menjadi perhatian bersama sehingga penanganan dapat segera dilakukan sebelum kondisi semakin memburuk.

Hingga saat ini, warga RW 07 Desa Banjarwaru masih menantikan langkah nyata dari pihak berwenang terkait keberlangsungan layanan PAM Desa maupun upaya lain untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Mereka berharap persoalan ini segera mendapat solusi agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan normal tanpa dibayangi kesulitan memperoleh air setiap hari. ***