BOGOR.POJOKSATU.id - Lonjakan arus lalu lintas di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, menjadi perhatian utama selama libur Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Tingginya minat masyarakat untuk berwisata ke kawasan pegunungan ini membuat kepadatan kendaraan sulit dihindari, terutama saat periode arus balik.

Data dari kepolisian mencatat, volume kendaraan mencapai titik tertinggi pada Senin, 23 Maret 2026.

Dalam satu hari, total 94.449 kendaraan melintas di Jalur Puncak, dengan rincian 45.425 kendaraan keluar dari kawasan dan 49.024 kendaraan masuk.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menyebut lonjakan tersebut menjadi salah satu yang tertinggi selama periode libur Lebaran tahun ini.

“Satlantas Polres Bogor menerapkan sistem one way sebanyak 9 kali ke arah Cianjur (atas) dan 10 kali ke arah Jakarta (bawah) untuk mengurai kepadatan,” ujar AKBP Wikha.

Selain tingginya pergerakan kendaraan, jumlah wisatawan yang datang ke kawasan Puncak juga mengalami peningkatan signifikan.

Tercatat sebanyak 217.401 orang mengunjungi berbagai destinasi wisata selama periode libur Lebaran.

Menurut Wikha, lonjakan kunjungan wisatawan terjadi dalam rentang waktu 22 hingga 25 Maret 2026, yang bertepatan dengan momen puncak liburan masyarakat.

"Puncak kunjungan terjadi pada 22 sampai 25 Maret 2026," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih parah, pihak kepolisian terus melakukan rekayasa lalu lintas serta pengawasan intensif di sejumlah titik rawan kepadatan.

Langkah ini dilakukan guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Dengan tingginya mobilitas selama musim liburan, aparat juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.***