POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto, telah membangun 516,83 kilometer jalan, meski baru menjabat setahun belakangan bersama Wakil Bupati Jaro Ade.

Rudy Susmanto dan Jaro Ade dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bogor pada 20 Februari 2025. Sejak saat itu, keduanya banya membawa perubahan cukup pesat bagi Kabupaten Bogor.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, pembangunan tersebut menjadi prioritas utama pemerintah daerah untuk mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan aksesibilitas masyarakat di 40 kecamatan.

Baca Juga: Fakta Gaji Pensiunan PNS 2026! Gaji Dipastikan Cair Tepat Waktu, Pemerintah Masih Pakai PP 8 Tahun 2024 Tanpa Kenaikan Baru

“Total 516,83 kilometer jalan dibangun melalui APBD dan bantuan keuangan desa. Infrastruktur menjadi fondasi pemerataan pembangunan di Kabupaten Bogor,” ujar Ajat.

Dari total tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pembangunan dan rekonstruksi jalan sepanjang 80,54 kilometer, terdiri atas pembangunan 3,03 kilometer dan rekonstruksi 77,54 kilometer.

Sementara melalui bantuan keuangan desa, pembangunan jalan mencapai 435,29 kilometer, meliputi peningkatan 9,9 kilometer, betonisasi 190,2 kilometer, serta pengaspalan 235,1 kilometer.

Baca Juga: Info GTK Tidak Terkunci Seperti Januari, Apakah Skema Penarikan Data TPG 2026 Berubah? Ini Penjelasan Teknis yang Perlu Guru Pahami

Selain jalan, pemerintah daerah juga membangun dan meningkatkan jembatan sepanjang 499 meter serta memperkuat drainase sepanjang 20,08 kilometer dan tembok penahan tanah sepanjang 34,89 kilometer.

Rudy pun sempat merealokasi anggaran Rp104 miliar untuk memperbaiki total 13 titik ruas jalan di wilayah Parungpanjang, Gunungsindur, Rumpin, dan Cigudeg.

Tujuh ruas jalan vital yang menghubungkan ke jalan provinsi dan perbatasan Tangerang menjadi prioritas betonisasi tahun ini.

Baca Juga: Banyak Terjadi Bencana, Pemkab Bogor Stop Sementara Proyek Perumahan di Sentul!

Ruas yang diperbaiki antara lain Jalan Pingku-Kampung Asem Kuda, Jalan Caringin-Cilaketan-Parungpanjang, Jalan Lumpang-Cikuda, Jalan Prumpung-Gunungsindur-Cicangkal, Jalan Cicangkal-Maloko, Jalan Kampung Sawah-Janala, hingga Jalan Janala-Lebakwangi.

Di wilayah Nanggung, pemerintah daerah juga merealokasi sekitar Rp20 miliar untuk membangun Jalan Nirmala sepanjang 18,5 kilometer di Desa Malasari, yang selama ini tidak pernah tersentuh pembangunan sejak sebelum kemerdekaan.

Pembangunan Jalan Nirmala dilakukan melalui mekanisme Karya Bakti TNI bekerja sama dengan Kodim 0621 dan Korem 061 guna mempercepat pelaksanaan tanpa proses lelang yang panjang. Hingga pertengahan Juli 2025, sekitar 20 persen jalan telah selesai dibangun.

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Resmi Melarang Sekolah Beri PR Berlebihan Saat Puasa Ramadhan

Menurut Ajat, pembangunan infrastruktur tidak hanya difokuskan di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah terpencil dan perbatasan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Selain jalan, pemerintah daerah juga merehabilitasi 3.406 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta membangun 400 unit hunian tetap (huntap) pada 2025 sebagai bagian dari penguatan infrastruktur dasar dan pengentasan kemiskinan.

Ia menyebut capaian tersebut menjadi refleksi setahun kepemimpinan Rudy-Ade dalam mempercepat pembangunan fisik sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bogor. ***