POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto menyindir pengusaha hotel maupun villa di kawasan Puncak, yang kerap membiarkan sampah menumpuk di depan tempat usaha mereka.
Ia menyebut pada akhir 2025 lalu, ia menginstruksikan jajarannya untuk menjaga kebersihan mulai Simpang Gadog hingga perbatasan Cianjur.
"Alhdulillah. Tadi saya lewat cukup membanggakan. Vandalismenya tambah banyak. Plastik-plastik di depan hotel-hotel mewah cukup banyak. Pinggir jalan sampah plastik semua sampai atas," ungkap Rudy, saat membuka kegiatan Bogor menanam di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Kamis 5 Februari 2026.
Baca Juga: Bogor Menanam, Tumbuhkan Semangat Gotong Royong untuk Penghijauan
Menurut Rudy, fenomena ini tidak hanya terjadi di kawasan Puncak. Maka itu, Rudy mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan masing-masing.
"Jadi yang ada di kawasan Puncak, jangan tersinggung. Wilayan lain pun sama. Ini karena kita sudah lupa terhadap budaya kita yaitu gotong royong," kata Rudy.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu menunggu pemerintah datang jika hanya selokan di depan rumah warga.
Baca Juga: Tahu Nggak Sih Jika Perbaikan Jalan Kemang Parung Bogor Merupakan Tanggung Jawab Pemerintah Pusat?
"Kalau hanya sekadar plastik, lalu masyarakat menyampaikan nanti nunggu pemerintah, nunggu dinas lingkungan hidup datang ngambil sampah.
Coba kalau itu halaman depan kita masing-masing.
"Hotelnya bagus-bagus, vilanya bagus-bagus. Kalau sampahnya bersih, lingkungannya bersih, lingkungannya indah, kita pun memperjuangkan Puncak akan lebih semangat lagi," kata dia.
Bagi Rudy, tanpa kesadaran masyarakat dalam menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan langkah-langkah yang dilakukan Pemkab Bogor dalam menata wilayah akan terasa sia-sia.
Baca Juga: Tahu Nggak Sih Jika Perbaikan Jalan Kemang Parung Bogor Merupakan Tanggung Jawab Pemerintah Pusat?
"Kami punya rencana besar untuk Puncak di tahun 2026 ini. Tapi sebagus apapun kami bangun, sebagus apapun kami tata, kalau kita tidak berkolaborasi bersama, kita tidak memeliharanya bersama-sama, maka yang terjadi tetap saja sama dengan kondisi seperti sekarang," kata Rudy. ***



